Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca

Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca mempunyai tugas melaksanakan kegiatan pelayanan teknologi modifikasi cuaca.

 

Fungsi :

  • Penyusunan program penerapan teknologi modifikasi cuaca untuk penambahan curah hujan, pengurangan curah hujan dan kegunaan lainnya;
  • Penerapan teknologi modifikasi cuaca untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna modifikasi cuaca;
  • Pelayanan jasa teknologi modifikasi cuaca kepada instansi Pemerintah dan swasta;
  • Pelaksanaan urusan ketatausahaan, perencanaan, keuangan, sumber daya manusia, rumah tangga, dan pelaporannya.

 

Profil dan Produk Keunggulan BB-TMC

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) merupakan suatu usaha campur tangan manusia dalam pengendalian sumberdaya air di atmosfer untuk menambah curah hujan (rain enhancement) dan/atau mengurangi intensitas curah hujan (rain reduction) pada daerah tertentu untuk meminimalkan bencana alam yang disebabkan oleh iklim dan cuaca dengan memanfaatkan parameter cuaca.

Penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Indonesia sudah dilakukan sejak tahun 1977 dan memiliki berbagai tujuan, antara lain menambah curah hujan untuk mengatasi kekeringan, pengisian air waduk/danau untuk kebutuhan irigasi dan PLTA, mengurangi curah hujan untuk mengatasi banjir dan longsor, serta mengurangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Peran TMC dalam mengatasi hal tersebut secara regulasi juga telah diakomodir dalam berbagai produk hukum Nasional. Secara umum Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BB-TMC) memiliki 3 (tiga) keluaran utama dalam perkembangannya :

1.   TMC Untuk Pengisian Waduk/Danau

Tujuan dari TMC untuk pengisian waduk/danau yaitu meningkatkan volume debit inflow waduk/danau untuk tujuan:

•   Meningkatkan produksi listrik (PLTA);

•   Menjamin ketersediaan pasokan air irigasi.

2.   TMC Untuk Penipisan Asap Akibat Kebakaran Lahan dan Hutan

Tujuan :

•   Mengurangi jumlah titik api (hotspot);

•   Meningkatkan visibility di lingkungan bandara strategis.

3.   TMC Untuk Mereduksi Curah Hujan

Tujuan :

•   Mengurangi peluang terjadinya hujan pada wilayah yang di targetkan

 

Implementasi TMC di Indonesia

Sejak pertama kali diterapkan pada tahun 1977, TMC telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai tujuan. Awalnya TMC banyak dimanfaatkan untuk mengisi waduk atau danau yang sumber airnya digunakan untuk kebutuhan irigasi atau PLTA. Sejak tahun 1997, TMC juga mulai dimanfaatkan untuk  mengurangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Belakangan, hingga tahun 2015 TMC juga mulai dikembangkan untuk tujuan mitigasi bencana banjir dan tanah longsor.

 

Struktur Organisasi Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca

 

Website Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id