Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Atasi Banjir, DKI Siapkan Pemasangan Radar

 

 

 

 

Al Abrar Perkotaan

Jakarta: WAKIL Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku untuk antisipasi banjir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengkaji pemasangan radar. Pemasangan radar tersebut diperkirakan bisa mengetahui potensi hujan lebih dini sehingga bisa melakukan tindakan antisipasi.

Untuk diketahui, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), pada Selasa (15/01)n mendatangi Balaikota guna membahas penerapan pemasangan radar yang disinyalir dapat menangkap potensi hujan.

Saat ke Balaikota, Direktur Teknologi Kebencanaan BPPT Isman Justanto mengatakan, berdasarkan kajian yang dilakukan pihaknya, titik di Jakarta yang paling tepat untuk memasang alat modifikasi cuaca adalah di sekitar area Monumen Nasional (Monas). Untuk itu, BPPT meminta izin kepada Pemerintah Provinsi DKI untuk segera memasang alat tersebut.

"Iya Itu sih sudah secara prinsip dipasang untuk mengurangi curah hujan, kita takut kiriman curah hujan tinggi jakarta juga hujan.Yang kita paling kuatir kan itu," kata Ahok di Balaikota, Jln Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (16/01).

Selain itu, Pemprov DKI juga saat ini sedang menyiapkan kajian agar alat modifikasi cuaca tersebut dapat dipasang pekan depan.

"Yang penting kita link-kan data-datanya. Pemasangan radar itu kira-kira seminggu izinnya keluar," tambahnya.

Sementara itu, Isman mengatakan, usulan memasang alat modifikasi cuaca di Jakarta muncul dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Karena menurut prediksi akan ada peningkatan curah hujan di Jakarta dan sekitarnya pada Januari-Februari 2013.

Isman menjelaskan, alat tersebut mampu menangkap potensi hujan besar, yang bekerrja sebagai radar yang mampu menerka potensi hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Setelah diketahui adanya potensi hujan tinggi, maka BPPT akan segera melakukan stimuli dengan teknik liquid, flare, atau powder, guna memecah hujan tersebut.

Menurut Isman, BPPT memiliki dua unit alat dengan biaya pembuatan perunitnya sekitar Rp 20 miliar tersebut. Selain itu, dirinya mengatakan alat tersebut juga pernah digunakan pada saat SEA Games 2011 di Jakabaring, Palembang.

"Hujan dengan intensitas tinggi akan kita turunkan di laut, atau di balik gunung. Tapi kalau awan hitamnya sudah masuk ke Jakarta, maka awannya kita pecah supaya tidak turun di satu titik saja," tutupnya. [al-6]

Sumber : http://indonesiarayanews.com/news/perkotaan/01-16-2013-18-45/atasi-banjir-dki-siapkan-pemasangan-radar

 

 

 

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id