Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Banjir Disinyalir Akibat Peringatan BPPT Telat Direspons

Banjir parah tetap melanda Jakarta walaupun telah diterapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Lambannya upaya preventif dituding sebagai biang bencana.  

Kepala Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan Heru Widodo mengungkapkan, banjir di Jakarta terjadi karena kurang sigapnya Pemprov DKI mengambil keputusan. 

Heru mengatakan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sudah mengingatkan Gubernur DKI untuk melakukan TMC sejak 1 Desember 2013. Tapi ternyata surat perintah siaga darurat belum dikeluarkan. Baru Senin (13/1) sore surat tersebut ditandatangani dan berlaku hingga 12 Februari 2013. "Dari dulu sudah kami ingatkan sebaiknya TMC dilakukan pada awal Desember," ujarnya di Jakarta, Minggu (19/1/2014).  

BPPT dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejatinya telah menggelar rapat mengenai penerapan TMC sejak November 2013. Hasilnya memutuskan untuk menerapkan TMC. Tapi sayangnya hasil rapat kurang cepat dilaksanakan. 

"Kami itu sejak November sudah rapat, dan sepakat mengadakan TMC. Tapi riilnya mundur. Mundurnya udah sampai tengah Januari. Dimana sudah puncak musim penghujan," ungkap Heru.  

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan rapat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait penanggulangan banjir di Jakarta pada Senin 13 Januari 2014. Dalam pertemuan itu dibahas soal siaga darurat banjir. Surat siaga darurat banjir akhirnya resmi dikeluarkan pada sore harinya.  

Tujuan pembuatan surat itu agar Satuan Kerja Perangkat Daerah yang bertugas untuk penanggulangan bencana seperti Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Dinas Sosial DKI Jakarta dan lainnya bisa segera menjalankan tugasnya. Demikian juga BNPB bersama pihak terkait, agar segera melakukan rekayasa cuaca. 

Tercatat baru pada Selasa (14/1), Pemprov DKI melakukan modifikasi cuaca di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, menggunakan pesawat Hercules Cassa 212-200. Untuk modifikasi cuaca ini, Pemprov DKI menganggarkan dana Rp20 miliar dari APBD 2014.

Sumber : http://jakarta.okezone.com/read/2014/01/19/500/928488/banjir-disinyalir-akibat-peringatan-bppt-telat-direspons

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id