Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT Koordinasi Pengembangan Science and Technology Park di Indonesia

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dalam mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, mendapatkan berbagai tugas di bidang teknologi. Salah satunya adalah sebagai koordinator pengembangan Science and Technology Park di Indonesia.

“BPPT mendapatkan tugas besar untuk mendukung ini, jumlah yang akan dikembangkan sekitar sembilan Science and Technology Park, dan koordinasinya diserahkan kepada BPPT,” kata Yudi Prabangkara, Direktur Pusat Teknologi Pengembangan Simber Daya Mineral, di sela-sela acara program lokakarya nasional maritim,listrik,dan pengolahan mineral, Kementerian Koordinator Bidang Maritim di Jakarta, Rabu (11/3).

Pihaknya berusaha berkontribusi secara maksimal di dalam pembangunan saat ini. Industri kemaritiman akan didorong secara besar-besaran. Industri kemaritiman itu, tidak    hanya di kelautan saja, tapi termasuk pulau-pulaunya, karena Indonesia ini ada di benua maritim,  terdiri dari pulau dan laut, akan didorong untuk dikembangkan secara maksimal, karena potensinya selama ini memang belum tergarap dengan maksimal. 

Berbagai kegiatan yang ada di BPPT, sekarang mengarah kesitu, karena ini sudah menjadi tugas dan kewajiban BPPT dalam mendukung program pembangunan nasional. Dimana program pembangunan nasional yang ada sekarang ini dicantumkan di dalam RPJMN 2015-2019. “Kita banyak mendapatkan tugas, di dalam RPJMN 2015-2019 tersebut salah satu tugas BPPT adalah pengembangan Scince and Technology Park. Ini yang akan didorong, dan koordinasinya diserahkan kepada BPPT,” paparnya.

Ia menambahkan, pengembangan Science and Technology   sekarang sudah dimulai, karena anggarannya ada. Pihaknya tinggal menyiapkan. “Oleh karena itu, Kedeputian Pengkajian Kebijakan Teknologi,BPPT, sedang bekerja keras untuk menyiapkan itu semua,” ucapnya. Anggarannya sebetulnya sudah diplot untuk lima tahun kedepan, tapi saat ini baru anggaran indikatif,karena setiap tahun harus dievaluasi,kemajuannya sampai berapa,dan kemudian apa yang dibutuhkan akan di set ulang. “Jadi anggaran setiap techno park itu berbeda-beda,” ungkapnya.  

Scince and Technology Park yang akan dikembangkan di antaranya Bantaeng di Sulawesi Selatan, Pekalongan, Gerobogan, Pelalawan, dan di Gunung Kidul.

Sumber : http://infopublik.id/read/107347/bppt-koordinasikan-pengembangan-science-and-technology-park-di-indonesia.html

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id