Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

PRESS RELEASE WORKSHOP/SEMINAR NASIONAL SISTEM TRANSPORTASI SUMBAGSEL UNTUK OPTIMASI PROGRAM MP3EI – PEMBANGUNAN KAWASAN STRATEGIS DAN INFRASTRUKTUR SELAT SUNDA (KS-ISS) Jakarta, 7 Nopember 2012

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) merupakan langkah awal untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju melalui pertumbuhan ekonomi tinggi yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan. Strategi pelaksanaan MP3EI dilakukan dengan mengintegrasikan 3 (tiga) elemen utama yaitu mengembangkan potensi ekonomi wilayah di 6 (enam) koridor ekonomi Indonesia, memperkuat konektivitas nasional yang terintegrasi secara lokal dan terhubung  secara global dan memperkuat kemampuan SDM dan IPTEK nasional untuk mendukung pengembangan program utama di setiap koridor ekonomi.

 

Sesuai dengan strategi diatas, salah satu kegiatan ekonomi utama MP3EI pada koridor ekonomi Sumatera adalah pembangunan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KS-ISS). KS-ISS merupakan perluasan dari program Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) dengan memperluas ruang lingkup pembangunan menjadi pengembangan kawasan dimaksudkan agar program ini lebih feasible, seperti tersirat pada Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan KS-ISS.

 

Akan tetapi, pengertian dan batasan ruang lingkup kawasan masih menjadi salah satu perdebatan yang menyebabkan rencana pelaksanaan Feasibility Study kegiatan yang seharusnya sudah dilaksankan pada awal tahun 2012 ini masih tertunda.

 

Keberadaan JSS sebagai faktor pengungkit  pertumbuhan eknolomi sangatlah penting. Perlu diupayakan secara berkelanjutan agar rencana pembangunan KS-ISS dapat segera terwujud. Berkaitan dengan hal tersebut, BPPT bersama dengan TP Sriwijaya, didukung oleh Kementerian Perhubungan serta Kemenkoperekonomian mengadakan WORKSHOP/SEMINAR NASIONAL SISTEM TRANSPORTASI SUMBAGSEL UNTUK OPTIMASI PROGRAM MP3EI – PEMBANGUNAN KAWASAN STRATEGIS DAN INFRASTRUKTUR SELAT SUNDA (KS-ISS) yang dilaksanakan hari ini, Rabu, 07 Nopember 2012 di Auditorium BPPT. Workshop inimerupakan wahana strategis untuk mendiskusikan dan mencari jalan mengoptimasikan program MP3EI – Pembangunan KS-ISS.

Bila disorot lebih lanjut, secara makro ekonomi JSS diharapkan menjadi sarana transportasi yang efisien untuk pengangkutan barang dan jasa serta dapat meningkatkan konektivitas antara koridor ekonomi Sumatera dan Jawa.

 

Koridor Ekonomi Sumatera memiliki tema pembangunan sebagai sentra produksi dan pengolahan hasil bumi dan lumbung energi nasional. Koridor Ekonomi Jawa memiliki tema sebagai pendorong industri dan jasa nasional. JSS akan menghubungkan dua koridor ekonomi ini yang memiliki kontribusi dalam pembentukan PDB Nasional  lebih besar dari 80%. Perluasan ruang lingkup potensi  keberadaan JSS meliputi wilayah se-Sumbagsel akan membuat daya ungkit terhadap impact pertumbuhan  potensi ekonomi wilayah yang lebih besar.

 

Agar aset sumber daya alam dan energi yang relatif berlimpah di Sumbagsel dapat berdaya guna secara optimal bagi percepatan dan perluasan pertumbuhan ekonomi, maka memerlukan engineering akses wilayah. Selanjutnya, keberadaan JSS yang direncanakan terdiri dari 2x3 lajur kendaraan dan lajur KA dua arah akan merubah paradigma dan konsep sistem transportasi yang ada di Sumbagsel.

 

Oleh karena itu, rencana pengembangan KS-ISS tersebut perlu diintegrasikan dengan sistem transportasi kawasan sekitar yang lebih luas yaitu dengan wilayah Sumbagsel. Sinergi antara sistem transportasi yang ada di wilayah Sumbagsel dengan kawasan KS-ISS akan mengoptimalkan dampak dan daya ungkit keberadaan KS-ISS  dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi diantara kawasan-kawasan tersebut.

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id