Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Teknopolitan Pelalawan Siap Cetak Tenaga Kerja Terampil untuk Majukan Potensi Lokal

BPPT sebagai lembaga kaji terap teknologi terus mengawal pembangunan kawasan Teknopolitan di wilayah Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Teknopolitan merupakan konsep kawasan berdimensi pembangunan ekonomi, sosial dan budaya, yang dilakukan oleh sentra kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), serta kegiatan produktif dan gerakan masyarakat, dalam rangka mempercepat perkembangan inovasi, difusi dan pembelajaran.

Kawasan Teknopolitan di Pelalawan memiliki tiga pilar utama untuk pencapaian pertumbuhan ekonomi daerah, regional dan nasional. Di antaranya adanya industri industri hilir yang akan memberikan nilai tambah produk daerah, lembaga pendidikan berupa perguruan tinggi untuk mempersiapkan tenaga kerja terampil, serta pusat inovasi yang dapat melakukan penemuan-penemuan teknologi baru guna menunjang industri yang efisien dan berdaya saing tinggi.

 

Kepala BPPT, Unggul Priyanto mengatakan rencana Pemkab Pelalawan yang siap membangun kawasan Teknopolitan sangat inovatif. Karena di kawasan itu nantinya akan dibangun tempat riset, perguruan tinggi dan industri-industri swasta, sehingga dapat terus menghasilkan inovasi dan tenaga kerja yang terampil.

"Saya berharap di kawasan Teknopolitan itu akan muncul banyak industri swasta yang melakukan investasi di daerah tersebut. Tentunya apa yang dihasilkan oleh industri swasta itu harus berdasarkan riset-riset," kata Unggul, di acara Kunjungan Lapangan Pembangunan Kawasan Teknopolitan Pelalawan bersama Gubernur Riau Annas Maamun, Kepala BALITBANG Pertanian Kementerian Pertanian Haryono dan Bupati Kabupaten Pelalawan HM Harris, di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, (24/6).

Kepala BPPT juga menyampaikan, konsep kawasan Teknopolitan yang digagas BPPT khususnya di Kedeputian Pengkajian Kebijakan Teknologi (PKT-BPPT) sangat baik, terutama dalam memberikan advokasi dan rekomendasi ke arah pembangunan di Kabupaten Pelalawan. "Itu merupakan bentuk dukungan dan sumbangan pemikiran yang terbaik dari BPPT dalam rangka menciptakan sistem inovasi untuk mendorong daya saing bangsa dan meningkatkan pembangunan di Indonesia," ujarnya.

Gubernur Riau dukung pembangunan kawasan Teknopolitan Pelalawan

Gubernur Riau Annas Maamun sangat mengapresiasi rencana Pemkab Pelalawan yang akan membangun kawasan Teknopolitan di daerahnya, karena dapat mendorong pelaksanaan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang telah dicanangkan pemerintah dalam hal melaksanakan pembangunan ekonomi dan pemerataan kemakmuran agar dapat dinikmati secara merata di kalangan masyarakat.

Annas berjanji akan mendukung pembangunan kawasan Teknopolitan dengan membantu menyiapkan lahan dan dana pembangunannya. "Saya berharap kawasan teknopolitan di Pelalawan dapat menghasilkan orang-orang pintar yang mampu membangun daerahnya. Yang terpenting adalah dalam membangun sebuah daerah agar bisa maju yang paling bertanggung jawab yaitu orang-orang yang tinggal di daerah tersebut," kata Gubernur Riau.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Pelalawan Syahrul Syarif dalam laporan kerjanya di depan Kepala BPPT, Gubernur Riau, Kepala BALITBANG Pertanian Kementerian Pertanian dan Bupati Pelalawan, mengatakan bahwa Pemkab Pelalawan telah menyiapkan lahan seluas 3.740 hektar untuk pembangunan kawasan Teknopolitan. Di kawasan tersebut nantinya akan diciptakan industri industri inti berupa pengolahan kelapa sawit sampai pada produk turunan paling hilir, dibangunnya perguruan tinggi dan pusat-pusat inovasi.

"Kami berharap kawasan Teknopolitan dapat memberikan manfaat berupa perguruan tinggi dan kawasan industri yang dapat menghasilkan tenaga kerja terampil dan menyediakan lapangan pekerjaan. Sehingga target pengurangan tingkat pengangguran di Pemkab Pelalawan akan terwujud," tutup Syahrul. (tw/SYRA/Humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id