Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Kepala Staf Kepresidenan RI Luhut: Mari Bersinergi Kembangkan Teknologi Hankam

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama sejumlah industri strategis sedang mengembangkan teknologi alat pertahanan dan keamanan (hankam) seperti kapal, pesawat tanpa awak (drone) dan propelan bahan peledak (mesiu). Tujuan itu dilakukan dalam upaya mengurangi pembelian alat-alat militer dari luar negeri. 

 

Kepala Staf Kepresidenan RI Luhut B Pandjaitan mengungkapkan pemerintah ingin industri strategis bersinergi untuk memajukan industri pertahanan Indonesia. Tujuannya agar kebutuhan militer dalam negeri bisa terpenuhi oleh kemampuan bangsa sendiri. 

 

"Saya berharap ada sinergi kuat antara BPPT, industri dan perguruan tinggi, sehingga jumlah 80 persen hasil buatan dalam negeri bisa terwujud," kata Luhut pada lawatannya ke fasilitas laboratoria BPPT di Kawasan Puspiptek Serpong, Senin (6/7).

 

Luhut juga menyampaikan dari hasil kunjungannya ke semua industri strategis di Indonesia, dirinya mengakui kehebatan dan kemampuan dari para industri. "Oleh karena itu kita harus bekerjasama menjadi satu tim. Sudah saatnya Indonesia tidak hanya bertumpu pada komoditas, tapi juga bertumpu pada industri," tegasnya.

 

Senada dengan Luhut, Rektor ITB Kadarsyah Suryadi mengungkapkan ITB menyambut baik kerja sama yang digagas BPPT. ITB pun akan mendukung fasilitas laboratorium mekanikal, aero space, elektronik, teknologi informasi komunikasi, pertahanan, kelautan, eksplorasi dan iptek.

 

"Kita harus majukan industri pertahanan agar menjadi bangsa mandiri tidak bergantung pada negara lain. Secara otomatis kita pun memajukan penguasaan geopolitik," tutup Kadarsyah. (Humas)

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id