Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Puncak HAKTEKNAS 2015, Kapal Riset Baruna Jaya IV Survei Pemetaan ke Perairan Kalimantan

Dalam acara puncak Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-20, tiga kapal riset dilepas untuk melakukan survei dan riset ke berbagai lokasi di Indonesia. Tiga kapal tersebut yaitu Kapal Riset Baruna Jaya IV milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Kapal Riset Rigel-933 milik TNI AL ddan Kapal Riset Bawal Putih III milik Kementerian Kelautan dan Perikanan.

 

Pelepasan tiga kapal riset itu ditandai penekanan tombol sirine oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim (Menko Maritim) Indroyono Soesilo, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohammad Nasir, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Ade Supandi.

 

Di acara pelepasan itu juga dihadiri oleh Presiden RI ke 3 BJ Habibie serta Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Yuddy Chrisnandy dan Kepala BPPT Unggul Priyanto serta Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Iskandar Zulkarnaen.

 

Menko Maritim Indroyono Soesilo dalam sambutannya mengatakan bahwa tiga kapal riset yang ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan survei dan riset di perairan Indonesia merupakan karya unggulan anak bangsa.

 

"Kapal Riset Baruna Jaya IV punya BPPT, tambah Indroyono, memiliki teknologi Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP) yang mampu mendeteksi derasnya arus bawah laut yang berguna untuk meneliti biota laut. Baruna Jaya IV akan melakukan tugas memetakan kondisi bawah laut di perairan Kalimantan timur selama 17 hari, jelas Indroyono dalam acara puncak Harteknas di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta, (10/8).

 

Selain itu, Baruna Jaya IV yang diawaki 50 orang ini akan ke Penajam, Kalimantan Timur untuk survei persiapan marine science technology park. Marine Techno Park yang sedang dibangun ini nantinya akan menjadi pusat penelitian maritim terbesar di Indonesia. "Nantinya, Marine Techno Park juga akan menjadi pangkalan kapal-kapal besar," ujarnya.

 

Menko Maritim juga melepas KRI Rigel-933 milik TNI AL. Rigel-933 merupakan kapal terbaru paling modern yang memiliki sarana survei dan riset lengkap dari multibeam echosounder, singlebeam echosounder, multi channel seismic, oseanografi dan robot bawah laut.

 

"Kapal ketiga adalah Bawal Putih III yang dilengkapi dengan peralatan penelitian untuk pengkajian stok sumberdaya ikan, oseanografi kelautan, geologi dan geofisika laut, observasi, inspeksi dan eksplorasi bawah laut di perairan Indonesia."

 

"Dari hasil survei ini, nantinya akan diperoleh data mengenai berapa jumlah ikan yang ada di 11 wilayah perairan Indonesia, berapa stok yang ada dan aman untuk diambil tanpa merusak kelestariannya. Selain itu, data riset yang dihasilkan diharapkan bisa menjadi landasan bagi pemerintah untuk menentukan berapa jumlah kapal yang bisa beroperasi untuk mengambil ikan," tutup Menko Maritim. (Humas)

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id