Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT Wacanakan Technopark Lampung Tengah Menjadi Sebuah Technopolitan

 

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendapat tugas untuk mendampingi pembangunan teknopark di Indonesia, salah satunya Lampung.

 

Untuk menggarap program besar itu, Kepala  Balai Besar Teknologi Pati BPPT, Aton Yulianto yang juga menjadi Penanggung jawab kegiatan teknopark Lampung Tengah menuturkan bahwa BPPT telah melibatkan pihak dari kalangan pemerintah, industri dan akademisi.

 

Aton kemudian menambahkan untuk hal ini BPPT kemudian melibatkan Pemerintah Provinsi Lampung dan Lampung Tengah untuk kawasan industri melalui kerjasama pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN). "Dengan Pemprov Lampung kita fokus dalam pemanfaatan lahan untuk kawasan industri dan Sekolah Unggulan. Sementara dengan Lampung Tengah kita wacanakan lebih fokus ke pembangunan Technopark Center," ungkap Aton usai Diskusi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, Rektor Universitas Lampung dan pihak terkait lainnya.

 

Tantangan yang harus diselesaikan oleh BPPT adalah menjadikan Technopark  Lampung ini menjadi sebuah teknopolitan. Sehingga, tambah Aton, bisa menjadi kawasan pendidikan, industri dan wisata, jadi dampaknya lebih luas.

 

"Untuk diskusi wacana pembangunan kawasan teknopolitan ini kita juga berbicara dengan tim  Universitas Lampung (UNILA). Jadi dari ide awal masterplan 2000 hektar kawasan technopark ini akan diisi oleh 80 ha untuk membangun sekolah unggulan,  20 ha untuk  technopark cnter, 1000ha sebagai kawasan industri, 300 ha untuk kawasan pendidikan dan 600 ha utk pengkajian dan penerapan teknologi BPPT, juga dengan konsepsi mempercantik kawasan teknopolitan itu dengan agrowisata," jelas Aton.

 

Idealnya kata Aton, sebuah kawasan technopark  tidak melulu diisi oleh industri.  "Agrowisata diharap dapat mengundang orang untuk masuk ke kawasan teknopark ini," ujarnya.

 

Pertemuan yang diadakan hari ini adalah dalam rangka menyiapkan konsep terpadu pengembangan teknopolitan. Untuk itu dilibatkan banyak pihak. "Kita libatkan narasumber dari Dirjen Kekayaan Negara (DJKN) Lampung, bengkulu  sehingga apa yang kita lakukan sesuai aturan. Tatacara dan aturan harus menjadi rujukan, agar kolaborasi  yang kita lakukan  semua berjalan sesuai aturan," ungkapnya.

 

Diharapkan Pemerintah Daerah dapat menyelesaikan permasalahan teknis lainnya seperti menyelesaikan pendudukan lahan oleh masyarakaat. Sehingga masyarakat juga dapat mendukung pembangunan kawasan teknopolitan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

 

"Utamanya pertemuan ini menjadi awalan  langkah nyata BPPT untuk memanfaatkan lahan agar pembangunan teknopark segera terlaksana," pungkasnya. (Humas/HMP)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id