Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Kepala BPPT : Penguasaan Teknologi Guna Mendorong Daya Saing Bangsa

Kepala BPPT Unggul Priyanto, memaparkan capaian BPPT selama tahun 2016 serta menerangkan rencana program kerja tahun ini kepada awak media dan Ketua Anggota Komisi VII DPR RI dalam acara Media Gathering BPPT, 18-01-2017. (Humas BPPT - SAS)

Output nya adalah inovasi dan layanan teknologi, ini yang membedakan BPPT dengan lembaga riset yang lain dibawah Kementerian Ristekdikti, kata Kepala BPPT Unggul Priyanto dalam acara Media Gathering BPPT 2017 di BPPT, Jakarta. (18/01)

 

Unggul menyebutkan layanan teknologi mulai dari rekomendasi, advokasi, konsultan, prototipe dan survei, ini semua adalah layanan termasuk pengujian, semua ini tujuan nya adalah untuk meningkatkan daya saing industri dan bangsa.

 

Adapun inovasi yang telah dihasilkan BPPT diantaranya adalah garam farmasi yang baru saja diproduksi lokal oleh Kimia Farma selaku mitra BPPT. Selama ini menurut Unggul, Hampir 99% bahan baku obat seperti garam farmasi harus impor dari luar, padahal bahan baku seperti garam farmasi ini sangat mendasar dalam industri farmasi khususnya untuk bahan baku infus, jelas unggul.

 

Sementara itu, inovasi lain yang telah dihasilkan BPPT yakni ADS-B (Automatic Dependent Surveillance Broadcast) untuk navigasi pesawat terbang, teknologi ini sudah digunakan di Bandara Ahmad Yani Semarang. Kendalanya menurut Unggul, radar tersebut belum tersertifikasi hingga saat ini pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait tengah berupaya menyusun regulasinya.

 

Sementara itu salah satu mitra kerja BPPT yaitu Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu selaku Ketua Komisi VII yang hadir pada acara tersebut mengatakan, ini sebagai indikator dukungan Komisi VII dengan hadirnya kami disini.

 

Gus Irawan menjelaskan, BPPT memiliki posisi yang sangat strategis dan harapan yang begitu besar dari para mitra. Kita harus kembalikan BPPT yang dulu kedepan dan untuk menjadi catatan kita bersama mungkin ada terobosan untuk kerjasama yang lebih banyak dengan pihak ketiga seperti dengan swasta. “Bagaimana BPPT bisa memposisikan diri sebagai institusi riset yang dibutuhkan oleh dunia nyata apakah itu korporasi atau yang lain,” jelas Gus Irawan.

 

Ujung dari riset yang dilakukan BPPT menurut Gus Irawan adalah inovasi dan penerapan teknologi menjadi sangat penting, kita semua harus support BPPT kedepan untuk bisa memainkan peran yang sangat penting. Kita harap dapat berkomunikasi lebih instens agar tahu kebutuhan apa yang paling prioritas, tutup Gus Irawan.

 

Adapun tujuan dari acara Media Gathering 2017 ini adalah sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada publik guna melaporkan hasil-hasil yang telah dilakukan  BPPT di tahun 2016. Acara tersebut juga dihadiri oleh para Deputi, pejabat Eselon II di BPPT, Wakil Komisi VII DPR RI Satya W. Yudha, mitra kerja BPPT serta para rekan-rekan wartawan. (Humas/HMP)

 

Pewarta/Editor : ARZ

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id