Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BUPATI BANTAENG: INGIN JADIKAN BANTAENG KABUPATEN BENIH BERBASIS TEKNOLOGI

Sebagai kelanjutan dari Memorandum of Understanding (MoU) antara BPPT dengan Kabupaten Bantaeng pada tahun 2009 Bupati Kabupaten Bantaeng kembali melakukan kunjungan kerja ke BPPT guna lebih memaparkan potensi yang dimiliki Kabupaten Bantaeng serta hal-hal yang dibutuhkan, Selasa (24/5). Sehari sebelumnya, Bupati Kabupaten Bantaeng beserta rombongan telah mengunjungi laboratorium BPPT yang terletak di Komplek PUSPIPTEK Serpong, seperti Labtiap (Laboratoria Pengembangan Teknologi Industri Agro dan Biomedika) dan Balai Bioteknologi.

 

 

Dalam paparannya,  Bupati Kabupaten Bantaeng, Nurdin Abdullah  menyampaikan kondisi Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu wilayah yang kecil di Sulawesi Selatan, hanya memiliki luas 395,83 km2. Dengan kondisi wilayah yang kecil, maka diharapkan kerjasama dengan BPPT melalui kerekayasaan dan inovasi teknologi, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ungkapnya.

Selanjutnya, Ia mengatakan kedepannya menginginkan Bantaeng menjadi Kabupaten Benih berbasis teknologi, karena lahan yang tersedia terbatas. Sulawesi Selatan dikenal sebagai bumbung pangan, tetapi terkendala cuaca ekstrim. Karenanya, benih yang tahan terhadap cuaca ekstrim sangat diperlukan, jelasnya.

 

Selama dua tahun menjalani kerjasama dengan BPPT, kata Nurdin, Kabupaten Bantaeng sudah mendapatkan hasil yang signifikan dengan pemanfaatan lahan-lahan marjinal hasil kerekayasaan teknologi BPPT pada 2010. Karenanya, tujuan kunjungan Bantaeng kali ini adalah untuk merumuskan fokus dan langkah-langkah positif  yang akan diambil kedepannya, tambahnya.

Sementara itu, sesaat sebelumnya Deputi Kepala BPPT Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi (PKT), Tatang A. Taufik mengatakan bahwa salah satu program prioritas BPPT adalah memajukan daerah-daerah otonom, seperti Kabupaten Bantaeng. Telah diyakini, pembangunan nasional hanya akan berhasil jika pembangunan daerah juga berhasil sebagai pilar keberhasilan pembangunan nasional, tegasnya.

Teknologi, menurut Tatang, menjadi salah satu kunci dalam upaya pembangunan untuk menyiapkan masyarakat yang lebih dapat membangun dan menolong dirinya sendiri menghadapi era ekonomi yang berbasis pengetahuan. Selain itu, bermitra dengan daerah-daerah contoh diharapkan dapat menjadi regional champion untuk daerah-daerah lain, agar ikut belajar membangun daerahnya kedepan, katanya.

Untuk mendorong kemajuan daerah, BPPT telah melakukan upaya yang lebih sistematis dalam mengembangkan dan mendayagunakan pengetahuan atau teknologi dalam pembangunan yang disebut pendekatan Sistem inovasi. Tidak hanya mendorong Iptek, tetapi juga mendorong berkembangnya inovasi dan difusi masyarakat dalam proses pembelajaran. sehingga harapan transfer knowledge dapat terjadi dalam proses-proses yang dilakukan, papar Tatang.

Setiap unit di BPPT, kata Tatang, akan secara sinergi berkolaboratif pada setiap kerjasama yang dilakukan BPPT dan daerah. Hal tersebut dimaksud agar kehadiran BPPT didaerah, akan menjadi sesuatu yang bermanfaat dan mempunyai daya ungkit besar bagi kepentingan daerah. Itu amanat Kepala BPPT, imbuhnya. (KYRAS/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id