Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT-PT MULTI TRANS DATA-HPLI: KERJASAMA UNTUK PEMANFAATAN HASIL KEREKAYASAAN BPPT DI MASYARAKAT

Dalam visi misinya, telah dinyatakan dengan jelas bahwa BPPT ingin menjadi pusat unggulan teknologi yang didasarkan pada kemanfaatan serta pemanfaatan hasil kerekayasaan yang sebesar-besarnya. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan BPPT untuk mengupayakan kerjasama dengan pihak luar dalam pelaksanaan tugas-tugas BPPT tersebut, ungkap Kepala BPPT, Marzan A Iskandar pada acara penandatanganan Memprandum of Understanding (MoU) antara BPPT dengan Himpunan Pemerhati Lingkungan Hidup Indonesia (HPLI) dan PT Multi Trans Data, Senin (11/7).

Kerjasama dengan PT Multi Data Trans yang menyangkut komersialisasi ataupun promosi dan pemanfaatan di masyarakat dalam bidang teknologi penangkapan ikan termasuk didalamnya mengelola data penangkapan ikan, yaitu sikbes ikan dan belfost merupakan contoh kegiatan BPPT yang mendapat apresiasi  dari mitra kita. Ini merupakan pemikiran yang bagus, karena dengan melakukan kegiatan komersialisasi dari produk BPPT ini merupakan upaya kita untuk mensosialisasikan agar masyarakat dapat memanfaatkan hasil dari BPPT, lanjutnya.

Begitu juga dengan HPLI, ungkap Marzan, dengan kerjasama ini diharapkan BPPT dan HPLI bisa lebih sinergis lagi dalam upaya mengatasi masalah lingkungan hidup. Hasil-hasil penelitian BPPT mengenai idealnya lingkungan hidup kita itu sebagian bisa disalurkan lewat PLHI. Oleh karena itu, saya kira kerjasama ini merupakan suatu kerjasama yang konstruktif yang bisa saling dimanfaatakn, tegasnya.

Penandatanganan MoU mengenai peningkatan peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka pelaksanaan program pembangunan nasional di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan sesuai UU No.32 tahun 2009 serta penerapan dan komersialisasi inovasi teknologi pengelolaan sumberdaya alam kelautan dan perikanan tersebut dilakukan oleh Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA), Ridwan Djamaluddin dengan Yamin Pakaya, Presiden HPLI dan Budi Prasetyo, Direktur PT Multi Trans Data.

Adapun ruang lingkup kerjasama antara BPPT dengan PT multi Trans Data adalah penerapan dan komersialisasi inovasi teknologi pengelolaan sumberdaya alam dan kelautan perikanan. Kerjasama tersebut bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kerekayasaan di bidang sumberdaya alam dengan teknologi informasi dan komunikasi yang meliputi dua hal yaitu komersialisasi perangkat lunak Sikbes Ikan dan Belfost.

Belfost ini telah mempunyai hak cipta sejak 2009 dan telah diterapkan di beberapa lokasi seperti perairan Sulewesi Tengah dan Kalimantan Selatan. Untuk pengembangan perangkat keras sistem pencatat tangkapan ikan secara elektronik sendiri sudah dirintis oleh Pusat Teknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam (PTISDA) BPPT sejak awal tahun 2011 bekerjasama dengan Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, jelas Direktur Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) BPPT, Joko Prayitno.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Direktur PT Multi Trans Data, Budi Prasetyo mengatakan bahwa potensi kelautan Indonesia saat ini belum termanfaatkan dengan baik. Sementara bangsa lain mengambil secara ilegal hasil tangkapan ikan kita karena mereka memiliki teknologi yang cukup memadai. Karena itu kami ingin berkontribusi dalam penyebaran informasi lokasi penangkapan ikan di Indonesia. Kami mendukung pertukaran informasi lokasi  penangkapan ikan, yang kita  kenal dengan sikbes. Kami yakin dengan sinergi ini kita semua dapat berkontribusi dalam pencapaian  visi misi Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk menjadi produsen ikan terbesar di dunia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan. Kami berharap pemanfaatan sikbes ikan dapat segera terealisasi dengan baik dan dapat dikuti dengan kerjasama inovasi dalam bidang teknologi sumber daya alam lainnya, jelasnya.

Berkaitan dengan kerjasama antara BPPT PLHI, ruang lingkupnya meliputi penyediaan teknologi dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup dan perlindungan lingkungan hidup. Tujuannya yaitu meningkatkan peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka melaksanakan program pengembangan nasional di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Kegiatannya meliputi kajian lingkungan hidup strategis, tata ruang berwawasan lingkungan dan instrumen-instrumen lain yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kerjasama ini timbul karena adanya kekhawatiran kami dari komunitas pemerhati lingkungan hidup saat di terbitkanya UU no 32 th 2009, khusunya pada ketentuan UU yang meempengaruhi pelaksanaan program pembangunan nasional yang berkelanjutan. Jika ditelaah satu persatu bab dan pasal di UU ini mengisyaratkan bahwa masalah lingkungan akan menjadi panglima dalam pembangunan nasional. Semoga penandatanganan MoU ini dapat segera ditindaklanjuti dengan pelaksanaan kerjasama yang nyata, ungkap Yamin. (SYRA/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id