Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT Gelar FGD untuk Percepat Pembangunan Techno Park Lampung Tengah

Sebagai langkah awal dalam kegiatan pembangunan Techno Park yang telah diamanatkan Presiden RI Joko Widodo, BPPT dalam hal ini Kedeputian Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) tentang penerapan Techno Park Lampung Tengah, di Aula Kopiah Emas Gunung Sugih, Lampung Tengah, Rabu (6/5).

 

Menurut Deputi TAB, Listyani Wijayanti, FGD ini diadakan untuk mendiseminasikan rencana pelaksanaan kegiatan pengembangan Techno Park Lampung Tengah. “Dengan adanya kegiatan ini, kita akan mendapatkan informasi dari pemerintah daerah terkait kesiapan mereka dalam melaksanakan program pemerintah ini,” terangnya.

 

Ia juga menambahkan, acara ini menjadi ajang pertemuan bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pengembangan Techno Park, baik itu dari pihak pemerintah daerah, akademisi, maupun ahli pendanaan dan para praktisi di bidang agroindustri.

  

Senada dengan Listyani, Pengelola Inkubator Bisnis Universitas Lampung, Ayi Ahadiat mengatakan perlu adanya sinergitas dan kolaborasi dari semua kalangan agar dapat mewujudkan pembangunan Techno Park. “Saya merekomendasikan agar B2TP (Balai Besar Teknologi Pati) yang berada di Lampung untuk membuat road map atau renstra inkubator bisnis terkait pati serta produk pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan,” pintanya.

 

Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Lampung Tengah, M Nasir, menegaskan bahwa Techno Park Lampung Tengah akan difokuskan pada komoditas yang menjadi unggulan didaerahnya, yakni padi, ubikayu dan sapi. “Kami berharap dengan adanya Techno Park di kabupaten kami, akan mampu meningkatkan kualitas dan produktifitas dari komoditas unggulan kami,” ujarnya.

 

Dukungan infrastruktur yang baik dan memadai, akan sangat membantu pengembangan Techno Park. Akses yang mudah dan dekat dengan sarana transportasi serta lokasi yang strategis adalah salah satu kriteria yang harus dipenuhi. A Zulkarnaen yang mewakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah (Balitbangdanovda) Lampung mengatakan bahwa Techno Park Lampung Tengah yang terletak di Negara Bumi Ilir Kecamatan Anak Tuha sangat tepat dan memenuhi prasyarat, karena dengan stasiun kereta api dan rencana jalan tol Trans Sumatera.

 

Sementara itu, Kepala Laboratorium Pengelolaan Limbah Universitas Lampung, Udin Hasanudin, menyampaikan pentingnya campur tangan teknologi dalam mengembangkan komoditas unggulan. Selain itu, Ia juga mengemukakan perlunya konsep Technopreneurship dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Mengapa Technopreneurship? Kekayaan alam kita (Indonesia) sangat besar tetapi belum tergarap optimal dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Era globalisasi menuntut perubahan perekonomian dari resource based economy ke knowledge based economy. Pengembangan kewirausahaan diyakini menjadi solusi bagi pengangguran terdidik,” paparnya.

 

Menanggapi pernyataan Hasanudin, Kepala B2TP Aton Yulianto  menjelaskan bahwa tolak ukur keberhasilan Techno park diantaranya adalah bertumbuhnya kegiatan ekonomi  dari kawasan tersebut. “Techno Park merupakan salah satu cara Pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah,” ucapnya

 

Sebagai Informasi, selain Techno park Lampung Tengah, juga akan ada dua Science park di Provinsi Lampung di antaranya Science park di kawasan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan Science park di Natar Kabupaten Lampung Selatan yang bekerjasama dengan Kementerian Pertanian. (Humas)

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id