Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

MoU BPPT-KIMA FARMA-Sungwun: Langkah Tiga Pihak Kurangi Ketergantungan Obat Impor

bppt.go.id - jakarta - Mendukung paket kebijakan XI tentang pengurangan ketergantungan akan obat impor, BPPT bersama Kimia Farma dan PT Sungwun Pharmacopia, Korea, sepakat lakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang Kerja Sama Pengembangan Cephalosporin di Ruang VIP BPPT, siang tadi (6/06).

 

 

Usai penandatanganan, Direktur Utama Kimia Farma, Rusdi Rosman secara tegas mengatakan dirinya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh BPPT dan Sungwun Pharmacopia. Hal tersebut dikarenakan banyak pihak yang tidak berani mengambil resiko dalam mengembangkan bahan baku obat. 

 

"Cephalosporin ini sangat besar potensi pasarnya. Dalam kerja sama ini, kami tidak hanya mentargetkan untuk kebutuhan dalam negeri saja. Tapi jauh dari itu, kami akan memasuki pangsa pasar Jepang dan Amerika", terang Rusdi.

 

Kepala BPPT, Unggul Priyanto, berharap dengan adanya kerjasama tiga pihak ini, akan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia akan obat impor.  

 

"Hingga saat ini, 95 persen dari total kebutuhan obat dalam negeri Indonesia, didatangkan dari luar. Karenanya saya melihat, selain kerjasama dalam hal pengembangan antibiotik, kerja sama ini juga sangat besar artinya dalam pengembangan industri farmasi Indonesia", jelasnya. (Humas/HMP)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id