Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT Siap Uji Emisi Motor Gede 250-2000 CC

 

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) luncurkan fasilitas uji emisi untuk kendaraan bermotor roda dua dengan kapasitas mesin 250 hingga 2.000 cc.  Kepala BPPT Unggul Priyanto dalam sambutannya mengatakan fasilitas baru uji emisi itu  sesuai amanah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 64 Tahun 2014 di mana Balai Termodinamika, Motor dan Propulsi (BTMP-BPPT) diberi kewenangan menentukan metode uji,  memvalidasi  serta sertifikasi produk yang diajukan. Unggul menambahkan, motor besar 250 cc hingga kapasitas 2000 cc akan terkena pajak barang mewah. Namun ketika lulus uji emisi, berbahan bakar ramah lingkungan dan efisien akan mendapatkan insentif pemotongan pajak 25-50 persen.

 

 

 

"Untuk pengujian emisi, Kementerian Keuangan menunjuk BPPT. Namun besaran harga atau biaya pengujian emisi masih dihitung," katanya di sela acara Peluncuran Fasilitas Uji Emisi BPPT di Puspiptek, Tangsel  (19/1).

 

Disebutkannya bahwa Laboratorium uji emisi sepeda motor  berstandar internasional  ini  dapat menguji mesin hingga 2000cc. Laboratorium itu dapat digunakan untuk tes emisi, tes performa, tes konsumsi bahan bakar untuk metode keseimbangan karbon dan pengukuran langsung dengan metode arus meter.

 

“Lab uji emisi ini berkemampuan mengukur emisi gas buang, kinerja maupun konsumsi bahan bakar hingga kapasitas 2000 cc yang dipersiapkan mendukung Low Carbon Emission dengan metode dan fasilitas uji yang mengacu pada regulasi internasional (UN ECE regulation),” tukasnya

 

Di tempat yang sama, dilaksanakan penandatanganan MoU antara BPPT dan EMCO dengan EMCO (perusahaan Austria). Nota kesepahaman  ini menyepakati adanya transfer teknologi, serta pembangunan kapasitas  sumberdaya manusia terkait  permesinan dan manufaktur di Indonesia.

 

Duta Besar Austria untuk Indonesia Andreas Karabaczek mengatakan melalui nota kesepahaman yang telah ditandatangani BPPT dengan EMCO (perusahaan Austria) Indonesia mendapat teknologi kelas dunia. Hal yang perlu dipikirkan adalah peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk bisa memajukan manufaktur di Indonesia. “Kerja sama disepakati selama Lima tahun, termasuk pengembangan teknologi manufaktur perkakas yang berkaitan dengan kelistrikan dan transportasi ,” pungkasnya. (Humas/HMP)

Lihat foto kegiatan di sini

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id