Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT dan AVL Austria Gelar Workshop Bahas Teknologi Otomotif Ramah Lingkungan

 

Isu pemanasan global dan energi yang di ambang kritis tak ayal membuat industri otomotif harus putar otak. Regulasi Emisi internasional yang diterapkan saat ini pun berdampak pada perubahan yang besar dalam perkembangan teknologi engine (penggerak untuk kendaraan bermotor).

 

Menjawab tantangan tersebut, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Teknologi Termodinamika Motor dan Propulsi (BT2MP) menghelat Workshop yang bertema Green Automotive & Upcoming Emission Regulation. Workshop yang juga dimotori oleh AVL Austria ini difokuskan membahas teknologi otomotif yang ramah lingkungan, serta  regulasi emisi di masa mendatang. 

 

Direktur Pusat Teknologi Sistem dan Prasarana Transportasi (PTSPT – BPPT), Rizqon Fajar kala membuka acara menuturkan bahwa Indonesia adalah pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Meski begitu, Rizqon menganggap bahwa Indonesia harusnya tidak sekedar menjadi konsumen saja.

 

"Kita harus mampu berperan mengembangan teknologi otomotif. Khususnya menatap aturan regulasi emisi yang berlaku di dunia saat ini," kata Rizqon pada acara yang digelar diberlokasikan Sheratol Grand Hotel, Jakarta, (7/9).

 

Regulasi emisi baru itu kata Rizqon, sudah diberlakukan di Jepang dan Eropa dan akan diberlakukan ke seluruh dunia. Regulasi terhadap CO2 dan konsumsi bahan bakar tersebut telah mendorong inovasi terhadap teknologi baru seperti kendaraan hybrid dan listrik. Di samping itu penggunaan energi terbarukan seperti gas,  bahan bakar nabati (biofuel) juga  merupakan pilihan untuk mengurangi emisi CO2.

 

"Yang harus kita hormati dan kita lakukan adalah hal-hal yang mendukung regulasi tersebut," tegas Rizqon.

 

Lebih lanjut Kepala BT2MP – BPPT, Tjahjo Pranoto,  menyampaikan bahwa BT2MP memiliki fasilitas uji emisi yang mendapatkan mandatori dari Kementerian Perhubungan untuk uji kendaraan terkait regulasi Green Automotive ini.

 

Diungkap Tjahjo bahwa B2TMP-BPPT saat ini juga telah dilengkapi dengan Dynamometer Transient yang digunakan pada uji emisi UN-ECE R-49 dengan ambang batas Euro-4, dan pengujian lain seperti durability test komponen mesin. Disamping itu, BTMP-BPPT juga sudah melakukan upgrading beberapa software dan peralatan tambahan untuk pengujian maupun untuk kebutuhan desain mesin dan komponennya.

"B2TMP BPPT siap mendukung peningkatan daya saing dan kemandirian industri otomotif nasional," tutup Tjahjo.

 

Sebagai informasi pada workshop sehari ini, dipresentasikan sejumlah topik yang menarik, antara lain : Emission Legislation Updates & Trends, CO2 & Fuel Consumption Hybrid & EV, serta Real Driving Emission Impact (RDE) in Testing and Development. Setiap topik yang dibahas disertai sesi tanya jawab secara interaktif. 

 

 

Workshop ini juga diikuti oleh 120 peserta dari berbagai kalangan yakni;  wakil sejumlah pemasok teknologi uji emisi dari negara Asia, Agen Pemegang Merek (APM), perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Perhubungan RI, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (Humas/HMP)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id