Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BUDAYAKAN KERETA API SEBAGAI TRANSPORTASI MASSAL

Transportasi memegang peranan stretegis didalam mendukung laju pertumbuhan perekonomian. Sebagai akselerator, tentunya dibutuhkan sistem transportasi dan sarana prasarana yang handal yang dapat berperan aktif dalam semua lini. Kenyataan tersebut disadari betul oleh PT INKA sebagai salah satu dari industri nasional yang bergerak dalam bidang trasportasi dan BPPT sebagai lembaga pemerintah yang melakukan kajian dan penerapan teknologi di Indonesia.

‚Kerjasama yang kita tandatangani ini merupakan dukungan yang kuat antara BPPT dan PT INKA untuk membangun industri kereta api nasional. BPPT berkomitmen untuk mendorong terus kemajuan pembangunan sistem trasnportasi kereta api di Indonesia‚, kata Kepala BPPT Marzan A Iskandar.

Dalam kunjungan kerjanya pada 18 Mei 2010 di Madiun, Kepala BPPT juga menekankan akan pentingnya industri kereta api yang kuat dalam mendukung tercipta sistem transportasi massal yang kuat. ‚BPPT sebagai lembaga pemerintah dan lembaga teknologi, harus mampu memprediksi kebutuhan masyarakat akan sistem transportasi yang handal serta memanfaatkan peluang yang ada untuk dapat mendorong tumbuhnya sistem transportasi perkeretapian Indonesia yang tangguh. Masyarakat Indonesia dapat membudayakan penggunaan kereta api sebagai salah satu transportasi massal yang menjanjikan‚, tegasnya.

Bersamaan dengan kunjungan kerja tersebut, dilaksanakan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPPT dan PT INKA, antara lain tentang Penelitian dan Pengembangan Standarisasi, Regulasi dan Sertifikasi Teknologi Sistem Kendali Kereta Api, serta Pengkajian dan Penerapan Audit Teknologi dan Tata Kelola Teknologi Informasi yang dilakukan oleh Direktur Pusat Audit Teknologi (PAT) BPPT, Hasan M Djajadiningrat dengan Dirut PT INKA, Roos Diatmoko. Selain itu, dilakukan pula penandatangan PKS lainnya tentang Pemanfaatan dan Pengembangan FUDIKA, Pembuatan Desain Sistem Pengukuran Rel dan Catenary dengan Teknologi Laser untuk Kereta Ukur antara Direktur Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi (PTIST) BPPT, Samudro dan Dirut PT INKA.

PKS lainnya yang diaksanakan pada hari itu adalah PKS tentang Aplikasi Engine Rusnas Pada Kendaraan Domestik GEA antara Direktur Pusat Teknologi Material (PTM) BPPT, Agus Hadi Santosa, dengan Dirut PT INKA. Sedangkan PKS antara Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) BPPT, Tatang A Taufik, dengan Dirut PT INKA adalah tentang Pengembangan Sistem Kendali untuk Propulsi Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) atau Kereta Rel Listrik (KRL).

Dalam Sambutannya, Roos Diatmoko mengatakan bahwa kerjasama antara BPPT dan PT INKA sudah dilakukan sejak tahun 1995 silam. ‚Bukan hal yang baru bagi BPPT dan PT INKA dalam menjalin kerjasama. Melakukan alih teknologi, mengembangkan sistem audit teknologi dan FUDIKA merupakan contoh-contoh kerjasama yang telah dilakukan‚.

Roos berharap nantinya, kerjasama antara BPPT dan PT INKA dapat terus dilaksanakan, terutama dalam hal membangun pusat riset penelitian perkeretapian di Indonesia, sebagai perwujudan dukungan mengembangkan sistem transportasi nasional di Indonesia. (AW/YRA/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id