Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Inovasi Sistem ADS-B BPPT, Menteri Perhubungan RI: Setara dengan Buatan Perancis

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan rasa senang dan bangganya akan teknologi (ADS-B) anak negeri yang mampu menyamai teknologi luar, dan yang paling penting adalah sesuai dengan kebutuhan bandara di Indonesia saat memberikan sambutan dalam acara Penyerahan Sertifikat Tipe Peralatan ADS-B. 15-03-2017. (HumasBPPT-SAS)

 

Tingkatkan kemandirian bangsa dengan penerapan inovasi teknologi karya anak bangsa,  kali ini Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kembali hadirkan  inovasi sistem navigasi pesawat atau Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) yang kini telah menerima Sertifikasi dari Kementerian Perhubungan RI.
 
 
Dikatakan Deputi Teknologi Informasi Energi dan Material BPPT, Hammam Riza bahwa Sertifikasi ini sangat penting. Hal ini katanya, merupakan syarat utama agar produk tersebut dapat digunakan di secara operasional di dunia penerbangan tanah air.

 


"Hari ini ADS-B memasuki tahapan yang sangat menentukan, yakni sertifikasi. Sertifikasi Sistem ADS-B hasil hilirisasi teknologi kepada PT INTI menjadi momentum dalam mewujudkan produk teknologi navigasi nasional. Ini merupakan Outcome dari peran kerekayasaan yg dijalankan oleh BPPT untuk peningkatan daya saing industri strategis nasional," ungkap Hammam menanggapi Acara Penyerahan Sertifikat Tipe Peralatan ADS-B (Automatic Dependant Surveillance Broadcast) Groundstation kepada PT INTI, di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta, (15/3).
 
 
Sementara dalam sambutan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung agar industri dalam negeri dapat melakukan produksi massal Sistem ADS-B ini. Kepada jajarannya, Menteri Budi meminta agar di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (HUBUD) bekerjasama dengan BPPT dan Industri dalam negeri, guna menciptakan kedaulatan dalam industri kedirgantaraan nasional.
 
 
"Kepada teman jajaran di Dirjen Hubud agar memberikan dukungan kepada industri dalam negeri. Semua negara maju melakukan hal tersebut sehingga industri penerbangan dapat mandiri dan mendukung optimalnya dunia penerbangan," kata Menteri Budi Karya.
 
 
Dipaparkan oleh Menhub RI juga, Sertifikasi ini diraih melalui serangkaian uji dengan standar yang sama untuk menguji ADS-B Buatan negara Perancis yang sebelumnya telah digunakan oleh Kementerian Perhubungan di beberapa Bandara.
 
 
"Secara performa dan kehandalan, Sistem ADS-B ini telah lulus uji. Setara dengan buatan Perancis. Selamat kepada BPPT, PT INTI, dan pihak lain, semoga inovasi ini membawa manfaat besar untuk Indonesia," terang Menteri Budi dengan bangga.
 
 
Di tempat yang sama, Deputi Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT, Eniya L.Dewi, yang mewakili Kepala BPPT, saat penyerahan sertifikat dari Kementerian Perhubungan, menyampaikan bahwa BPPT selalu berupaya agar inovasi anak bangsa dapat diterapkan. Produk inovasi Sistem ADS-B ini tambah Eniya, telah melalui perjalanan panjang, hingga hari ini dinyatakan lulus sertifikasi. 
 
 
"Sertifikasi ADS-B ini merupakan tonggak sejarah untuk Indonesia. Dimana kita bisa menggunakan Sistem ADS-B ini untuk keselamatan dunia penerbangan tanah air," tutur Eniya.
 
 
Lebih lanjut Hammam kembali menanggapi menanggapi penyerahan Sertifikat yang langsung diberikan oleh Menteri Perhubungan RI kepada PT INTI, dituturkanya Sertifikasi menjadi wujud upaya peningkatan kualitas Bandara dengan inovasi Sistem ADS-B hasil perekayasaan BPPT.
 
 
"Hammam kembali menyebut bahwa dari 237 bandar udara di Indonesia, baru 31 bandara yang sudah menggunakan perangkat ADS-B. Sisanya masih menggunakan voice communication dalam berkomunikasi dengan pilot, sehingga masih belum memiliki “mata” untuk memonitor keberadaan pesawat-pesawat yang berada di sekitarnya. Hal tersebut yang terkadang menyebabkan kecelakaan udara sering tidak termonitor" ungkapnya.

 


 
 
 
Inovasi  Sistem Pemantau Penerbangan Nir Radar Berbasis ADS-B
 
 
Sistem ADS-B (Automatic Dependent Surveillance - Broadcast) adalah sistem navigasi penerbangan dimana tiap pesawat terbang memancarkan data penerbangannya (identitas, koordinat, ketinggian, kecepatan, dsb) ke segala arah secara terus menerus melalui media gelombang radio.
 
 
Dirinci lebih lanjut oleh Direktur Pusat Teknologi Elektronika BPPT, Yudi Purwantoro yang juga hadir dalam acara penyerahan sertifikasi ADS-B, bahwa data tersebut nantinya diterima oleh perangkat penerima yang ada di pesawat lain atau di stasiun darat (ADS-B Ground Station).
 
 
Kelebihan sistem ADS-B dibandingkan dengan sistem radar disebut Yudi adalah kemampuan untuk mendeteksi pesawat pada area tertentu yang tidak terjangkau oleh radar sehingga data penerbangan yang diterima akan menjadi relatif lebih banyak.
 
 
"Biaya pengadaan peralatan, pengoperasian dan pemeliharaan sistem ADS-B juga relatif lebih murah," imbuhnya.
 
 
Prototipe industri sistem ADS-B yang diproduksi oleh PT INTI ungkapnya, telah diuji kehandalannya dan mampu untuk menerima dan mengolah data penerbangan yang menggunakan standar internasional. Pengujian yang dilakukan di Laboratorium Navigasi BPPT maupun pengujian lapangan Stasiun Darat di Menara Navigasi BPPT di Puspiptek Serpong selama kurang lebih satu tahun, telah membuktikan pemenuhan terhadap Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor: KP 331 Tahun 2016 tentang Pedoman Teknis Operasional 171-08 (Advisory Circular Part 171-08) Sertifikasi Tipe Peralatan Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) System.
 
 
Proses sertifikasi ini bukanlah sebuah proses yang sederhana. Diperlukan kerja keras dan terobosan-terobosan dan peran dukungan dari berbagai pemangku kepentingan sehingga proses sertifikasi dapat diwujudkan.
 
 
"Ketika sistem ADS-B ini sudah berhasil disertifikasi, maka sistem ini akan menjadi produk kebanggaan nasional, yang memiliki kecanggihan setara dengan produk negara maju, dan diperkuat dengan produksi yang dilakukan oleh Industri lokal," pungkas Yudi. (Humas/HMP)
 
 
ED. SP

 

Lihat foto kegiatan disini

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id