Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

PERISALAH BPPT MENANGKAN INAICTA 2010

Sistem penghasil risalah dan resume pertemuan otomatis, Perisalah BPPT, baru saja mendapatkan penghargaan sebagai Juara I kategori Research and Development (R&D) pada ajang lomba Indonesia ICT Award (INAICTA) 2010 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 23-24 Juli 2010.

Menurut Perekayasa Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT, Oskar Riandi, tahun 2010 ini merupakan kali kedua BPPT mengikuti INAICTA, sebelumnya di tahun 2008 baru masuk sebagai nominator dengan karya IGOS Linux Voice Command.

"Terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi dalam kategori R&D, diantaranya adalah produk harus unik dan mampu menjadi trendsetter. Selain itu, juri juga melihat proof of concept dari Perisalah ini. Dalam pengujian, Perisalah mampu membuktikan bahwa Perisalah tidak hanya sekedar prototipe, tetapi juga siap untuk dikomersialisasikan. Fungsi dan fitur juga tidak luput dari penilaian juri, Perisalah dianggap mampu memenuhi kebutuhan penggunanya dan memiliki tingkat keamanan yang cukup. Hal terakhir yang menjadi komponen penilaian juri adalah melihat apakah pengembangan karya dilakukan dengan metode yang tepat untuk mendukung stabilitas dan realibilitas. Saya kira hal ini yang membuat juri terkesan terhadap Perisalah‚, jelas Oskar.

Menurutnya, Perisalah yang dilombakan telah mengalami beberapa improvement semenjak di launching beberapa waktu yang lalu, seperti pada sistem dan metode. "Saat ini, Mahkamah Konstitusi, Bank Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat ingin untuk segera menggunakan Perisalah. Dalam rapat, Perisalah akan sangat membantu dalam membuat notulensi sekaligus meringkasnya", ungkap Oskar.

Saat ini, untuk pengembangan selanjutnya Oskar bersama dengan tim dan mitra industri telekomunikasi, sedang menjajaki pengembangan aplikasi sms to speech. "Aplikasi ini akan bermanfaat bagi yang berusia diatas 40 tahun karena akan dengan mudah membaca pesan atau sms yang diterima. Sms tersebut bisa diubah ke dalam suara sehingga kita tidak perlu kesusahan membaca tulisan sms yang kecil-kecil itu".

"Teknologi komputasi kebahasaan adalah hal yang mutlak dikuasai bangsa Indonesia. Jangan sampai ada pihak asing yang lebih dulu menguasai bahasa kita sendiri. Di Indonesia, market size untuk teknologi komputasi bahasa masih terbuka luas. Dengan mendapatkan penghargaan ini, saya berharap awareness akan komputasi kebahasaan dapat ditingkatkan", papar Oskar lebih lanjut.

Saat ini, tim Perisalah sedang mengadakan pelatihan dengan mendatangkan expert researcher dari National Institute For ICT, Jepang. "Pelatihan yang berlangsung dari 26-30 juli 2010 ini merupakan salah satu bentuk yang dapat kami lakukan untuk meningkatkan kapasitas perekayasa khususnya pada bidang research speech. Pelatihan ini juga dilakukan dalam rangka kerjasama untuk mengembangkan Universal Speech To Speech Translation Advanced Research (USTAR) yang merupakan suatu pengembangan kebahasaan dimana kita dapat berkomunikasi dengan berbagai bangsa di dunia dengan menggunakan bahasa kita sendiri, tanpa harus menguasai bahasa mereka. Kerjasama ini bersifat universal dan melibatkan berbagai lembaga litbang dari berbagai negara di seluruh dunia. BPPT, merupakan wakil dari Indonesia dalam program pengembangan USTAR ini‚, jelas Oskar. (YRA/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id