Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

HERAWATI BUDIONO: APRESIASI TINGGI UNTUK PSTKP BALI

‚Unit Pelayanan Teknis Pengembangan Seni dan Teknologi Keramik dan Porselin (UPT-PSTKP) Bali merupakan suatu unit kerja yang sangat unik karena mampu memadukan antara unsur teknologi dan seni. Perpaduan yang unik ini membawa manfaat besar bagi industri keramik, baik yang ada di Bali maupun industri keramik nasional. Untuk itu keberadaan PSTKP Bali patut mendapatkan apresiasi‚, demikian antara lain dikatakan Istri Wakil Presiden Indonesia, Herawati Budiono dalam kunjungannya ke UPT PSTKP di Bali (27/5).

Lebih lanjut Herawati mengatakan bahwa seiring dengan kegiatan UPT-PSTKP Bali yang mulai berskala nasional, perlu dilakukan peningkatan sumberdaya manusia baik melalui jenjang pendidikan bergelar maupun pendidikan dan latihan (diklat). ‚Pembinaan-pembinaan dan diklat-diklat kepada masyarakat dan industri keramik di berbagai daerah di Indonesia secara berkala, perlu dilakukan. Hal tersebut bertujuan untuk lebih menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan pengembangan teknologi keramik yang telah dilakukan‚.

Turut serta dalam rombongan, beberapa istri dari menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II seperti istri Menteri Agama, Menteri Kesejahteraan Rakyat, Menteri Perumahan Rakyat dan Menteri Pekerjaan Umum. Selain itu hadir pula dalam kunjungan istri Gubernur dan istri Wakil Gubernur Bali, serta istri Walikota Denpasar dan jajarannya.

Secara resmi rombongan diterima oleh Kepala UPT-PSTKP Bali, I G A. Suradharmika beserta istri. Dengan lugas Suradharmika menjelaskan mengenai sejarah berdirinya UPT-PSTKP, tupoksi, kegiatan dan program kerja dengan terobosan baru dibidang pengembangan bahan baku. ‚Kami di UPT PSTKP Bali telah mengembangkan bahan baku untuk keramik baik yang berasal dari tanah Bali sendiri maupun dari tanah Lombok, Kalimantan dan Jawa. Selain itu kami juga telah mengembangkan suatu teknik pembuatan keramik metode baru yaitu pembentukan benda keramik dengan teknik double wall yang merupakan pengembangan dari teknik pembentukan konvensional single wall‚.

Rombongan berkesempatan untuk melihat secara langsung proses produksi keramik mulai dari proses pengolahan bahan baku, pembentukan keramik, pengeringan, pendesainan atau pendekorasian keramik dan pembakaran keramik. Selain itu rombongan juga berkunjung ke laboratorium penelitian dan pengembangan bahan baku keramik dan glasir.

‚Saya terkesan sekali dengan pengembangan yang dilakukan oleh UPT PSTKP Bali terhadap lumpur Lapindo Sidoarjo. Lumpur yang awalnya tidak bernilai sama sekali dapat diubah menjadi bahan baku pembuatan batu bata dan paving yang bernilai jual. Tidak hanya itu, ternyata lumpur ini juga dapat dikembangkan pula menjadi glasir yang menghasilkan warna-warna alami‚, ujar Herawati.

‚Kedatangan ini merupakan suatu apresiasi yang tinggi kepada UPT PSTKP Bali. Kami berharap, pengembangan-pengembangan yang telah dilakukan dapat membawa manfaat besar bagi industri keramik di Indonesia. Kami bertekad untuk senantiasa dapat berinovasi, berkreasi dan menciptakan karya-karya inovasi yang unggul, untuk kemajuan industri keramik nasional‚, kata Suradharmika. (pstkp/YRA/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id