Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

UPAYAKAN SISTEM TEWS YANG LEBIH HANDAL

Terkait dengan gempa dan tsunami yang terjadi di Kepulauan Mentawai beberapa waktu yang lalu, BPPT akan kembali memasang Buoy Tsunami. Menurut Deputi Kepala Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam BPPT, Ridwan Jamaluddin, Buoy Tsunami atau sensor gelombang tsunami akan diletakkan di laut antara Pulau Siberut dan Pantai Barat Padang.

Pertengahan November nanti kita akan memasang disana. Kami memilih kedua lokasi tersebut karena akhir-akhir ini banyak terjadi gempa-gempa laut di sekitar Kepulauan Mentawai dan Pantai Barat Padang, katanya dalam konferensi pers di BPPT (29/10). Sebelumnya, alat sensor gelombang tsunami yang diletakan disekitar perairan Kepulauan Siberut tersebut mengalami kerusakan akibat faktor lingkungan dan vandalisme.

Menurut Ridwan, meskipun Buoy Tsunami tidak rusak tetap saja akan terlambat mendeteksi karena pusat gempa terletak disebelah barat kepulauan Mentawai. Hal tersebut dikarenakan posisi buoy tsunami Mentawai yang terhalang oleh Pulau Pagai.

Berdasarkan rencana awal pengembangan peringatan dini tsunami, kata Ridwan, akan dipasang 23 buoy sejak tahun 2005 akhir. Buoy-buoy tersebut terdiri dari buoy buatan Indonesia, Buoy yang diberikan Jerman, Buoy yang diberikan AS, serta Buoy hasil kerjasama dengan Malaysia dan Australia. Kesemua rencana tersebut telah berjalan sampai sekarang.

Sesuai dengan mandat yang diberikan kepada BPPT kami akan terus bekerja menyelesaikan tugas ini. Kedepannya, secara teknis kami akan mengupayakan sistem yang lebih handal. Misalnya nanti Buoy akan kami coba dibuat tidak mengapung dipermukaan air. Atau juga bahkan nantinya kita buat tidak memakai Buoy sama sekali, jadi sensor gempa bawah laut langsung terkoneksi dengan kabel ke darat.

Secara sosial, kami berharap media massa dapat turut berperan dalam mensosialisasikan dan mendidik masyarakat, khususnya untuk masyarakat yang tinggal didaerah pesisisir agar dapat memahami pentingnya sistem tersebut dalam melindungi mereka dari ancaman bahaya tsunami, ungkap Ridwan. (KYRA/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id