Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

PAMERAN TEKNOLOGI BENCANA: EDUKASI PENGURANGAN RESIKO BENCANA

Pameran teknolgi ini bertujuan bukan hanya sekedar untuk memamerkan produk tapi terlebih untuk mendorong agar semua pihak memahami untuk mengatasi situasi dan kondisi yang sering terjadinya bencana di Indonesia. Hal terpenting lainnya adalah mendorong masyarakat untuk membudayakan dan membiasakan diri dalam mengahadapi bencana. Karena bencana yang terjadi berdampak pada kerugian yang sangat signifikan baik kerugian nyawa maupun sampai berdampak pada perkembangan ekonomi.

Demikian antara lain dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono saat membuka pameran teknologi bencana yang bertajuk Indonesia Disaster Expo dan Conference 2011 atau IDEC 2011 di JiExpo Kemayoran, Jakarta (27/10). Dengan demikian melalui IDEC 2011 ini ada sinergi penanggulangan bencana dan kerjasama yang baik dengan BPBN dengan pemangku kepentingan lainnya baik dari instansi dalam maupun luar negeri, tuturnya.

Sesaat sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN), Syamsul Maarif mengatakan bencana saat ini telah menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional Indonesia karena mengingat tren bencana di Indonesia masih terus meningkat. Dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat luas, saat ini paradigma pengurangan resiko bencana menjadi sangat penting untuk mempersiapkan masyarakat  dalam menghadapi bencana, katanya.

IDEC 2011, lanjutnya menjadi sarana dan media yang tepat untuk memberikan peran secara langsung dalam memberikan edukasi terkait pengurangan resiko bencana. Dengan harapan dapat tercipta perubahan sikap masyarakat dalam membangun kesadaran khusunya bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk menyelamatkan kehidupannya, tuturnya.

Inovasi BPPT Untuk Tanggulangi Bencana

Dalam pameran tersebut, BPPT turut berpartisipasi menampilkan produk-produk teknologi hasil inovasi yang dapat membantu dalam penanggulangan bencana. Diantaranya banner kapal Baruna Jaya, UPT Hujan Buatan yang memamerkan Flares sebagai tabung bahan semai awan yang mampu menurunkan hujan saat terjadinya kekeringan atau kebakaran hutan.

Selain itu, dari unit Pusat Teknologi Bioindustri turut memamerkan produk inovasi makanan siap saji yaitu Bisku Neo. Menurut Retno Dumilah Esti Widjayanti, Kepala Bidang Produksi Pangan Fungsional yang ditemui saat mengunjungi pameran BPPT mengatakan bahwa tujuan utama dari makanan siap saji ini untuk menanggulangi masalah kelaparan didaerah bencana. Selain itu, kelebihan dari Bisku Neo yang berbentuk biskuit sebagai bahan pangan yang mengandung zat aktif atau immuno stimulan untuk mempertahankan kekebalan tubuh. Jadi selain mencukupi kebutuhan makanan juga lebih sehat dan penambah energi, tambahnya.

Bisku Neo merupakan produk yang mendukung program diversifikasi pangan yang merupakan hasil riset dan dikembangkan oleh BPPT  pada tahun 2010 dan diproduksi oleh PT. Tiga Pilar Sejahtera Tbk. Produk ini sudah dikomersialisasikan dan sudah dibeli oleh Badan SAR Nasional serta termasuk kedalam 101 Inovasi Indonesia tahun 2009, jelasnya lebih lanjut. (KYRAS/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id