4512
Hits

ADS-B Hasil Inovasi BPPT, Direktur Operasi AirNAv Indonesia: Kami Sudah "Keenakan" Dengan Alat ini

 
 
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat baru saja memberikan Sertifikat Tipe Peralatan ADS-B (Automatic Dependant Surveillance Broadcast) Groundstation Tipe AGS-216 kepada PT INTI yang memproduksi hasil inovasi teknologi BPPT. Disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya, sertifikat ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu berdaulat dalam industri kedirgantaraan nasional. 
 
 
"Secara performa dan kehandalan, sistem ADS-B ini telah lulus uji. Setara dengan buatan Perancis. Selamat kepada BPPT, PT INTI, dan pihak lain, semoga inovasi ini membawa manfaat besar untuk Indonesia," terang Menteri Budi.
 
 
 
Menurut Direktur Pusat Teknologi Elektronika BPPT, Yudi Purwantoro, sistem ADS-B dirancang sesuai dengan masukan dari AirNav di dua bandara, yakni Bandara Ahmad Yani Semarang dan Bandara Husen Sastranegara Bandung. Mulai dari interface atau tampilannya dibuat sesuai dengan yang dibutuhkan AirNav. Bahkan menurut mereka, sudah sangat user friendly. 
 
 
"Untuk akurasi, ADS-B hasil inovasi BPPT bisa kurang dari tiga meter, standarnya itu delapan meter atau 25 feet. Sedangkan jarak terjauh yang bisa dideteksi adalah 250-300 nautical mile, atau dari Jakarta sampai sebelah utara Pulau Bangka. Ini sudah sesuai dengan persyaratan" ucapnya.
 
 
Untuk diketahui, Nautical Mile (NM) adalah satuan jarak yang digunakan dalam bidang penerbangan dan pelayaran. Satuan nautical mile (mil laut) didasarkan pada jarak keliling planet bumi. Satu nautical mile sama dengan 1,852 kilometer atau 1.852 meter. Satu nautical mile sama dengan 1,15078 mil. (Humas/HMP)
 
Pwt/Ed: YWAP
 
Lihat foto kegiatan disini