4052
Hits

BIT BPPT Terima Kunjungan Kerja DPRD Kota Pekalongan

Administrator
27 Jan 2014
Kebijakan Teknologi

 

Hal ini menurut Derry, diwujudkan dengan Pengembangan Inkubator Bisnis dan Teknologi di Kota Pekalongan. “Inkubator Bisnis dan Teknologi ini merupakan salah satu implementasi dari pengembangan teknoprener  yang juga merupakan salah satu pilar PSID,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD, Ismet Inonu menjelaskan bahwa kunjungannya ke BIT adalah dalam rangka mendapatkan informasi lebih jauh tentang perkembangan unit Inkubator Bisnis dan Teknologi Kota Pekalongan yang pembentukannya difasilitasi oleh BIT. Dalam kesempatan tersebut,  Manajer Inkubator Bisnis dan Teknologi Kota Pekalongan, Heryu Purwanto, mengatakan bahwa Inkubatornya menginkubasi 5 tenant dengan produk-produknya yaitu Mesin Pelorot Malam Batik (MPMB), I-Think Software Interaktif (software untuk anak penyandang Autis), Software Ei 3 Accounting Application, Batik Canting Kayu,  dan Tas Jeans. Namum tenant yang masih aktif hanya mesin pelorot batik dan tas  jeans. Sampai saat ini yang menjadi permasalahan adalah personil pengelola inkubator yang aktif hanya 2 orang, pendanaan dan pemasaran produk tenant, imbuh Heryu.

Kala memberikan paparan selanjutnya, Kasie Fasilitasi dan Advokasi BIT-BPPT, Ai Nelly menjelaskan bahwa tenant MPMB dijadikan sebagai tenant bersama BIT BPPT dengan Inkubator Bisnis dan Teknologi Kota Pekalongan sebagai  wahana pembelajaran bagi Pengelola Inkubator Bisnis dan Teknologi Kota Pekalongan. dengan pertimbangan mempunyai produk yang berprospek bagus . “Tenant ini sudah dilakukan beberapa pendampingan teknis antara lain pembentukan kelembagaan usahanya yaitu CV. Surya Utama Teknika, uji produksi, sertifikasi produk (pendaftaran HKI), dan uji pasar (uji konsumen dan uji jual produk). Untuk tahun 2014 tenant ini akan difasilitasi aksesibilitas produk massalnya,” terangnya.

Menanggapinya, Ismet mengatakan DPRD akan ikut membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi Inkubator Bisnis dan Teknologi Kota Pekalongan terutama masalah pendanaannya. Selain itu Ismet juga mengharapkan BIT BPPT tetap melakukan pendampingan terhadap Inkubator Pekalongan sehingga Inkubator berjalan seoptimal mungkin dan dapat menghasilkan perusahaan - perusahaan baru berbasis teknologi di Kota Pekalongan. (Pr/BIT/SYRA/Humas)