6869
Hits

BPPT DAN TUV RHEINLAND JERMAN PERPANJANG KERJASAMA PENGUJIAN KINERJA MODUL SURYA POTOVOLTAIK

Administrator
03 Oct 2011
Layanan Info Publik

Lebih lanjut Soni menjelaskan bahwa kerja sama TUV Rheinland Jerman dan B2TE sudah berlangsung sejak tahun 80-an. Sementara untuk kerjasama pengujian modul PV dimulai sejak 2006 di empat lokasi dengan kondisi iklim berbeda yakni iklim sedang di Cologne Jerman, iklim gersang di Sede Boger Israel, iklim tropis di Serpong dan iklim dingin di Zugspitze, Pegunungan Alpen, Swiss. MoU ini merupakan perpanjangan kerjasama pengujian kinerja modul surya PV yang telah dilakukan sejak tahun 2006 tersebut. Ke depan kita juga akan lakukan kerja sama di bidang yang lain, jelas Soni.

Modul PV atau solar sel adalah teknologi untuk pemanfaatan tenaga surya menjadi listrik. Teknologi PV terbagi dua, pertama kristalin dan kedua adalah thin film. Kerjasama pengujian yang dilakukan B2TE dan TUV Rheinland sejak 2006-2009 adalah pengujian pengaruh cuaca (outdoor weathering) terhadap sejumlah modul PV. Data cuaca, temperatur modul dan berbagai parameter modul direkam secara online, dan kemudian dikirimkan ke pusat server data untuk dianalisis lebih lanjut.

Hasil pengujian menunjukkan secara umum terjadi penurunan daya keluaran maksimum (Pmax), tegangan rangkaian terbuka (Voc) dan arus hubung singkat (Isc) serta kenaikan pada fill factor (FF) sejalan dengan waktu. Tindakan pencucian permukaan modul PV terbukti dapat meningkatkan kinerja elektrik modul PV hingga 0,7 persen di Cologne dan 0,9 persen di Sede Boger.

Dengan bertempat di Gedung B2TE dan ditandatangani oleh Kepala B2TE Soni Solistia Wirawan dan perwakilan dari TUV Rheinland Nicoulas Bogdanski, perpanjangan kerjasama hingga tiga tahun ke depan  tersebut dimaksudkan untuk mengamati perilaku penuaan dan berbagai jenis modul PV dalam kondisi iklim tropis dan kelembapan tinggi di Indonesia.

Penelitian ini dikoordinasikan oleh TUV Rheinland Jerman, dengan tujuan untuk menyelidiki prilaku penuaan dari berbagai modul PV beserta komponen-komponennya dan mengkolerasikan dengan tes penuaan yang dipercepat dalam ruangan melalui perbandingan faktor degradasi seperti kehilangan kekuatan, perubahan sifat isolasi dan perubahan visual. Hasil penelitian ini akan memberikan dasar ilmiah untuk pemodelan proses degradasi dan prediksi umur hidup dari modul PV. (SYRA/humas)