7294
Hits

BPPT DUKUNG IKM MELALUI PENERAPAN DELAPAN SEKTOR TEKNOLOGI

Administrator
14 Dec 2009
Layanan Info Publik

Jakarta IKM EXPO 2009 yang berlangsung dari tanggal 8-11 Desember 2009 diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi DKI Jakarta didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Departemen Perindustrian dengan tujuan untuk mempromosikan eksistensi IKM kepada masyarakat luas.

IKM yang sudah ada maupun yang baru berdiri, menurut Marzan, dihadapkan pada berbagai tekanan lingkungan eksternal seperti perkembangan teknologi yang cepat, perubahan dan persaingan pasar. Tekanan investasi, meningkatkan biaya produksi serta tingginya biaya dan resiko penelitian dan pengembangan juga merupakan perubahan yang terjadi pada lingkungan eksternal yang harus diperhatikan. Hal-hal tersebut menuntut adanya kekuatan perubahan dan resistensi dari IKM, baik itu melalui perbaikan secara serentak dan berkelanjutan dalam organisasi produki maupun dalam pengembangan produk.

‚Melihat persaingan pasar yang semakin ketat, BPPT menilai bahwa IKM membutuhkan sentuhan teknologi dalam akselerasi usahanya. Cara yang paling tepat dilakukan IKM dalam difusi teknologi yaitu imitasi dan lisensi. Diharapkan dengan adanya sentuhan teknologi dalam produksinya, IKM dapat meningkatkan produktivitas dan daya saingnya‚ lanjut Marzan.

Dalam sesi diskusi, peserta seminar yang sebagian besar merupakan pelaku IKM, terlihat sangat tertarik dengan layanan teknologi yang disediakan oleh BPPT, seperti yang diutarakan oleh salah satu peserta IKM dari Makassar yang ingin memajukan usaha keripik jagung yang digelutinya, ‚Dengan mendapatkan layanan teknologi dari BPPT, saya berharap usaha saya akan lebih berkembang‚, katanya. Menanggapi pertanyaan tentang rencana di bentuknya Komite Inovasi Nasional (KIN), Marzan menjawab bahwa KIN dibentuk untuk mendorong tumbuhnya inovasi yang akhirnya akan meningkatkan kemandirian bangsa.

Marzan menambahkan, BPPT sebagai lembaga pemerintah yang memiliki keterkaitan erat dengan IKM senantiasa memberikan dukungan pada IKM agar mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saingnya melalui pemanfaatan teknologi. ‚BPPT telah mengelompokkan IKM ke dalam delapan sektor yang didasarkan pada kebutuhan teknologi, meliputi Sektor Pangan, Kesehatan, Energi, Informasi dan Komunikasi, Transportasi, Manufaktur, Lingkungan dan Material. Selain itu, sudah banyak produk dan fasilitas laboratorium BPPT yang dapat dimanfaatkan IKM, diantaranya pangan fungsional pencegah aterosklerosis dari isoflavon, obat herbal terstandar ‚imunomodulator‚, rapid test untuk diagnosa kesehatan, kompor biofuel berbahan bakar minyak sawit dan jelantah sawit, produk TIK PERISALAH serta kantung aspal dari teknologi polimer‚ jelasnya. (YRA/humas)