3255
Hits

BPPT Kaji Terap Biodiesel nir Katalis, Substitusi Solar Dengan Harga Lebih Kompetitif

 

Sebagai unit kerja di lingkungan TIEM BPPT, Balai Teknologi Bahan Bakar dan Rekayasa Disain tengah mengkaji terap teknologi produksi biodiesel nir-katalis.

 

Inovasi tersebut, ungkap Kepala Balai Teknologi Bahan bakar dan Rekayasa Disain, Edi Hilmawan bertujuan untuk mendukung pemerintah  menyediakan biodiesel sebagai substitusi solar dengan harga yang lebih kompetitif. 

 

"Inovasi teknologi produksi biodiesel nir katalis ini mampu mengolah bahan baku minyak jelantah dan PFAD dengan kualitas yang lebih beragam, mengurangi biaya investasi peralatan hingga 50% dan menurunkan biaya produksi hingga 30%," papar Edi.

 

Hingga kini lanjut Edi, kaji terap biodiesel nir katalis ini telah mencapai tahap demo plant dengan kapasitas sekitar 1000 liter per hari  dan siap dikembangkan menjadi  kapasitas yang lebih besar sampai dengan 50 kL per hari. Inovasi ini katanya, dapat digunakan oleh industri yang ingin membangun pabrik biodiesel baru, mengembangkan kapasitas produksinya juga untuk peningkatan efisiensi proses produksinya.

 

"Kami mengharapkan teknologi ini dapat dijadikan sebagai standard proses produksi biodiesel ke depan untuk mengolah jelantah  sebanyak 500.000 ton/tahun serta 500.000 ton/tahun PFAD menjadi high Quality Biodiesel dengan harga yang kompetitif," tukasnya. (Humas/HMP)