2029
Hits

BPPT - Komisi II DPRD Kepulauan Riau Siap Terapkan Inovasi Kelautan dan Perikanan

Administrator
11 Aug 2018
Layanan Info Publik

 

“Kami (BPPT) memiliki beberapa teknologi terapan yang teruji dan telah digunakan di beberapa daerah. Sebut saja Teknologi Arsinum yang mampu mengubah air laut menjadi air siap minum, dan telah diaplikasikan di Raja Ampat. Kemudian kita juga memiliki Ikan Nila Maharsi dan Salina dengan rasa seperti ikan kakap. Untuk Ikan Nila Salina, ikan ini bahkan mampu hidup di laut,” rinci Ardi saat menerima kunjungan di Gedung BPPT, Thamrin, Jakarta.

 

Lebih lanjut Ardi menuturkan, kunjungan Anggota Komisi II DPRD ke BPPT merupakan salah satu langkah yang tepat. Karena menurutnya BPPT merupakan konsultan plat merah (pemerintah –red), dan sudah menjadi kewajibannya untuk membantu pemerintah daerah dalam memetakan potensi sumber daya dan memberikan nilai tambah melalui teknologi.

 

“Ini termasuk dalam kegiatan difusi teknologi yang diberikan BPPT, dan merupakan salah satu dari enam peran BPPT, yaitu kerekayasaan, kliring teknologi, audit teknologi, difusi dan komersialisasi, alih teknologi, terakhir intermediasi,” papar Ardi.

 

Kepala Biro HKH berharap kerjasama yang nanti terjalin bisa lebih kuat lagi. “BPPT siap mendukung Kepulauan Riau dari sisi teknologi dan inovasinya, sehigga pembangunan yang akan dilaksanakan di provinsi Kepulauan Riau dapat berguna dimasa-masa yang akan datang,” pungkasnya.

 

Ketua rombongan Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Hotman Hutapea berterimakasih telah diterima dengan baik oleh pihak BPPT. Dirinya mengatakan tujuan rombongan datang ke BPPT yaitu untuk membantu menggali lebih jauh lagi sumber daya yang ada di Kepulauan Riau, terutama di bidang kelautan dan perikanan.

 

“Kami harap ini tidak hanya sebatas kerjasama saja, harusnya BPPT mempunyai kantor di Kepulauan Riau. Kami di pemerintahan sudah tidak sabar menunggu master plan disain kelautan dan perikanan dari BPPT,” tambah Hotman.

 

Dari kunjungan ini, Hotman berharap rombongan dapat membawa sesuatu (rekomendasi –red) dari BPPT, dan diberikan panduan mengenai apa yang harus kami kerjakan terlebih dahulu sebelum BPPT datang ke daerah kami.

 

“Kami tunggu kedatangan Bapak dan Ibu dari BPPT. Kami siapkan semuanya untuk meng-explore Kepulauan Riau,” pungkas Hotman. (Humas/HMP)