4246
Hits

BPPT-KRIBB SUSUN PROJECT AGREEMENT 2011

Pertemuan bilateral tersebut diawali dengan kunjungan ke LAPTIAB (Laboratoria Pengembangan Teknologi Industri Agro dan Biomedika) di Komplek PUSPIPTEK Serpong. Kemudian rombongan rombongan delegasi Korea yang terdiri dari atas Tim KRIBB, Tim MEST (Ministry of Education, Science and Technology) dan NRF (National Research Foundation), yang diketuai oleh Direktur Plant Diversity Research Center KRIBB, Dr Hyouk Joung, bertolak ke BPPT Thamrin untuk mengadakan pertemuan bilateral.

Diterima oleh Deputi TAB, Listyani Wijayanti, kedua pihak pun membahas beberapa poin yang menjadi agenda utama pertemuan. Selain evaluasi kegiatan kerjasama, Direktur PTFM, Rifatul Widjhati juga menyampaikan hasil laporan kemajuan hasil kerjasama yang telah berjalan dari 2008 hingga 2010. Selanjutnya, kedua pihak juga menetapkan agenda kegiatan 2011 yang diwujudkan dalam Project Agreement (PA) 2011.

Hasil-hasil

Pada tahap evaluasi kegiatan, disampaikan bahwa dari evaluasi bioassay atau proses in vitro screening terhadap tumbuhan yang telah dikoleksi dari berbagai taman nasional, ditemukan beberapa indikasi awal khasiat obat. Tumbuhan tersebut berpotensi sebagai anti diabetes; anti inflamasi; anti kanker; dan anti-insektisida. Untuk dapat dikembangkan ke tingkat industri sebagai obat alami, temuan awal tersebut akan diuji lebih lanjut dengan menggunakan metode yang lebih akurat.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati beberapa hal penting yang akan dijadikan acuan dalam kerjasama mendatang. Pertama, kegiatan screening terhadap tumbuhan koleksi akan terus berlanjut. Kedua, kegiatan akan lebih diintensifkan pada pengembangan produk untuk obat, kosmetika maupun produk neutraceutical lainnya. Selain itu, perekayasa BPPT juga akan dikirim ke KRIBB Korea juga untuk mengikuti training maupun program pendidikan untuk tingkat master dan doktoral. (tab/SYRA/humas)