5383
Hits

BPPT: Tahun 2030-an Energi Di Ambang Batas (I)

 

Tahun 2014 ini, lanjut Kepala BPPT,  adalah kali ke enam peluncuran Buku OEI sejak 2009 lalu. Buku ini adalah bentuk kontribusi BPPT kepada masyarakat agar dapat memahami isu-isu penting pengembangan dan perencanaan energi nasional mendatang.

 

“Selain memberikan gambaran permasalahan energi, Buku OEI 2014 secara khusus juga membahas rekomendasi BPPT dalam upaya mengantisipasi permasalahan energi yang akan dihadapi Indonesia di masa depan.

 

Menurutnya, Indonesia akan mengalami net impor BBM dan net impor gas ditahun 2023. Untuk itu, pemberdayaan Bahan Bakar Nabati (BBN) sebagai substitusi BBM khususnya di sektor transportasi, perlu segera dilakukan. "Tahun 2012, pemberdayaan BBN di sektor transportasi baru sebesar 421 juta barel. Di proyeksikan di tahun 2035, pemberdayaan BBN untuk sektor transportasi harus sudah mencapai 1745 juta barel," terang Kepala BPPT.

 

Indonesia yang sudah memasuki "era lampu kuning" dalam penyediaan energi (BBM), menurut Unggul, pemangku kebijakan perlu segera menyiapkan langkah-langkah strategis yang mendukung ketahanan energi. (tw/SYRA/Humas)