2536
Hits

Buka Raker TIEM, Kepala BPPT Paparkan Agenda Besar BPPT Tahun 2019

Administrator
09 Apr 2019
Layanan Info Publik

Kepala BPPT, Hammam Riza, buka Rapat Kerja Kedeputian Teknologi Informasi, Energi, dan Material (TIEM) dengan tema Penguatan Lembaga dan Sumber Daya TIEM Dalam Rangka Mendukung Smart Government.

 

Mengawali sambutan, Hammam menekankan bahwa tahun 2019 ini BPPT mencanangkan agenda besar khususnya di bidang informasi, energi, dan material yang menuntut sinergi seluruh potensi, dedikasi pemikiran, dan kecepatan dalam mewujudkan target.

 

“Semua agenda besar tersebut kita representasikan dalam satu tekad berupa tagline, yaitu BPPT Solid, Smart, Speed,” ujar Hammam disambut meriah peserta Raker TIEM yang bertempat di Cirebon, Selasa (09/04).

 

Lebih lanjut Kepala BPPT menjabarkan beberapa agenda besar tersebut, pertama yaitu Reformasi Birokrasi (RB) dengan melakukan agenda perubahan untuk mewujudkan kinerja dan budaya respect dan trust menuju trusted society.

 

“Untuk memperkuat RB yang merupakan representasi dari BPPT Solid, Saya telah memberikan Tujuh Perintah Harian kepada seluruh pegawai BPPT,” terangnya.

 

Hammam juga menyoroti penerapan sistem merit dalam pengembangan SDM. Menurutnya ini penting untuk dimasukkan dalam agenda besar Tahun 2019, karena pengembangan SDM merupakan aset paling berharga bagi BPPT.

 

Human centric innovation! SDM merupakan penggerak inovasi, dan teknologi membantu memudahkan pekerjaan. Jadi penting untuk memilih the right man on the right place, memilih SDM yang tepat untuk mewujudkan marwah besar BPPT sebagai lembaga kaji terap teknologi di Indonesia. Ini yang disebut dengan BPPT Smart,” tegas Hammam.

 

Agenda besar selanjutnya menurut Hammam adalah Program Flagship dan Program Prioritas Bidang Teknologi yang akan memberikan hasil inovasi berdampak nasional. Untuk Kedeputian TIEM sendiri diberikan amanah Program Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dan pengembangan energi baru terbarukan sebagai pengganti bahan bakar minyak (BBM).

 

Alhamdulliah peran BPPT di level nasional juga makin kuat. BPPT diberi tugas untuk melakukan audit infrastruktur dan aplikasi SPBE Nasional, serta tugas peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) produk nasional. Ini menandakan inovasi teknologi BPPT dibutuhkan oleh Indonesia” bangga Hammam.

 

Lebih lanjut menurut Hamman, perbaikan proses bisnis dan layanan internal maupun eksternal juga merupakan agenda besar BPPT selanjutnya. Perbaikan ini dapat dilakukan dengan menerapkan proses bisnis yang lebih baik pada layanan manajemen program dan anggaran, manajemen SDM, manajemen perekayasaan, dan manajemen layanan teknologi.

 

“Dengan program flagship serta didukung layanan teknologi BPPT, semoga dapat menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) sebagai salah satu penghela utama perekonomian nasional. Ini merupakan representasi semangat BPPT Speed,” tegas Kepala BPPT.

 

Dirinya menyakini bahwa segenap warga BPPT dapat bersinergi dan berpadu untuk mewujudkan cita-cita besar dan menunaikan tugas nasional dengan sebaik-baiknya, tentunya dengan sinergi dan kerjasama yang erat dengan para mitra strategis.

 

 “Sungguh merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi BPPT karena Rapat Kerja yang dilaksanakan di Cirebon ini turut dihadiri oleh Kepala Daerah dari berbagai kabupaten dan kota, serta Pimpinan Industri yang telah menjadi mitra strategis bagi BPPT,” ucap Kepala BPPT.

 

Di akhir, Kepala BPPT berharap dengan kehadiran para Kepala Daerah dan Pimpinan Industri dapat menjadi ajang silturahmi sekaligus media pengenalan dan kerjasama tentang program dan kegiatan yang dilakukan BPPT, khususnya Kedeputian TIEM.

 

Sebagai informasi dalam Raker TIEM Tahun 2019 juga dilakukan penandatanganan 13 Memorandum of Understanding (MoU) dan 37 Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPPT dengan mitra strategis baik kabupaten, kota maupun mitra industri. (Humas/HMP)