7287
Hits

CATATAN AKHIR TAHUN 2010: TEKNOLOGI TINGKATKAN DAYA SAING INDUSTRI

Administrator
16 Dec 2010
Layanan Info Publik

 

 

Dalam presentasinya yang berjudul Capaian dan Kontribusi BPPT dalam Pembangunan Nasional, Kepala BPPT Marzan A. Iskandar mengatakan bahwa BPPT telah melakukan upaya-upaya untuk mendukung peningkatan daya saing industri dan dunia usaha.

BPPT memberikan izin kepada PT NTP untuk menggunakan hasil kerekayasaan BPPT dalam kerjasama yang dilakukan antara PT NTP dan Siemens AG-Jerman untuk membangun pabrik uap di Indonesia. BPPT juga telah membantu PT Semen Tonasa dalam melakukan audit energi yang hasilnya adalah PT Semen Tonasa mendapat peringkat pertama Asean Energy Award 2010 kategori Management Power.

Pendampingan daerah, lanjut Marzan, juga telah dilakukan oleh BPPT dalam penerapan e-development dan penguatan Sistem Inovasi Daerah. "Selama tahun 2010 ini BPPT telah mendampingi Pemerintah Kota Pekalongan untuk melaksanakan e-development dan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam melaksanakan SIMSATU dan Banda Aceh Islamic Cyber City. BPPT juga turut berperan dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Dusun di Pemerintah Kabupaten Jembrana secara e-voting di 70 dusun.

Berkaitan dengan pemberian dukungan teknis kepada instansi-instansi pemerintah, Marzan menjelaskan bahwa BPPT telah berperan dalam memberikan layanan teknologi kepada Kementerian Dalam Negeri berupa rekomendasi dan konsultasi teknologi sejak tahun 2009 untuk program SIAK, e-KTP dan e-voting untuk pemilu 2014. Selain itu, BPPT juga melakukan dukungan teknis dalam pengkajian teknologi CORS (Continously Operating Reference Stations) untuk pengukuran tanah dalam mendukung Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sepanjang Tahun 2010, beberapa pegawai BPPT telah berhasil mendapatkan penghargaan, diantaranya Ridwan Djamaluddin dan Oskar Riandi yang mendapat penghargaan sebagai PNS dengan Kinerja Luar Biasa sekaligus juga dinobatkan sebagai Tokoh Digital Creator 2010 dari Indigo Award Telkomsel. Peneliti BPPT lainnya yang juga mendapatkan prestasi adalah Ratno Nuryadi yang terpilih dalam Achmad Bakrie Award untuk peneliti Muda dan Eniya Listiani Dewi yang terpilih pada penghargaan Habibie Award untuk bidang ilmu rekayasa. Tidak hanya itu, Pustakawan BPPT, Eka Meifrina juga terpilih sebagai Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional.

Terkait dengan keterbukaan informasi, LPSE BPPT juga menerima penghargaan untuk kategori instansi tercepat dalam pembentukan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (LPSE) dan implementasi e-procurement pada tahun 2010 dengan total capaian hingga 80%.

Penghargaan dan presatasi yang diraih oleh para pegawai BPPT selama ini merupakan indikator dalam menjalankan peran dan tugas BPPT dengan sungguh-sungguh. Untuk kedepannya, di tahun 2011 diharapkan kita kembali dapat meningkatkan kinerja di lingkungan kerja BPPT, tegas Kepala BPPT.

Kerjasama

Sesaat sebelum membawakan presentasinya, Kepala BPPT juga melakukan penandatangan Memorandum of Uderstanding (MoU) dengan PT. Polowijo Gosari tentang Pengkajian, pengembangan dan penerapan teknologi Dolomit dan Hortikultura. Selain itu, Kepala BPPT juga melakukan penandatangan MoU dengan Pemerintah Provinsi Riau tentang Pengkajian, Penerapan dan Pemasyarakatan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah Riau.

Sekeretaris Utama BPPT, Jumain Appe, juga melakukan Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota lainnya. Diantaranya dengan Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Trenggalek dan Kota Pekalongan. Adapapun penandatanganan Kesepakatan Bersama tersebut tentang Pengkajian, Penerapan dan Pemasyarakatan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah. (KYRA/humas)