3165
Hits

Parkir Vertikal, Dorong Penggunaan Transportasi Umum

Administrator
10 Dec 2019
Layanan Info Publik

Pertumbuhan produksi kendaraan merupakan hal yang tidak dapat di hindarkan dalam era industrialisasi ini. Di DKI Jakarta, jumlah kendaraan bermotor mencapai 18 juta lebih sementara lahan parkir yang dibutuhkan tidak meningkat secara signifikan.

 

Mencermati fenomena mobilitas masyarakat yang tinggi dan membantu program pemerintah dalam mendorong penggunaan sarana transportasi umum, maka dibutuhkan inovasi teknologi dalam mengelola sistem perparkiran yang aman dan nyaman, kata Kepala BPPT Hammam Riza saat meresmikan Parkir Vertikal (Parkir Luas di Lahan Terbatas) di Puspiptek, Tangerang Selatan (10/12).

 

Menurutnya, ketersediaan sistem parkir yang aman dan nyaman memberikan efek psikologis bagi pengguna kendaraan pribadi untuk menitipkan kendaraannya dan beralih ke moda transportasi umum.

 

Keterbatasan lahan menjadi tantangan untuk mengembangkan sistem perparkiran pada area penumpukan kendaraan, seperti stasiun kereta api, bus feeder, sekolah, perkantoran, area bisnis, rumah sakit dan sebagainya. Salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas parkir adalah dengan membangun sistem parkir vertikal yang berupa sistem parkir bertingkat yang dioperasika secara otomatis, ujarnya.

 

Dalam mengembangkan produk sistem parkir pintar tersebut, BPPT bekerjasama dengan PT. Pabrik Kreativitas Indonesia (PATASINDO) melakukan reverse engineering. Ide ini berkembang lagi untuk penambahan feature baru seperti penambahan sistem fast charging mobil listrik dan penerapan internet of think untuk aplikasi pesan parkir, pada kegiatan mendatang.

 

Dengan sistem parkir pintar ini dapat meningkatkan kapasitas kendaraan hingga 500% - 800%. Penggunaan lahan yang semula hanya digunakan 2 mobil dapat meningkat menjadi 10 – 16 mobil, tutupnya. (Humas/HMP)