3035
Hits

Dorong Penggunaan Energi Baru Terbarukan Guna Ketahanan Energi Nasional

 

 

Jika bangsa ini ingin cepat maju, kata Kurtubi harus ada industrialisasi dan membutuhkan listrik yang mampu beroperasi 24 jam. Kita harus sadar bangsa ini tidak bisa 80 persen energi mix nya dari batu bara, Energi Baru Terbarukan (EBT) yang harus mengganti itu, terangnya.

 

Kurtubi mendukung apa yang disampaikan dalam buku tersebut, Ia menyebut bahwa nuklir harus masuk dalam sistem kelistrikan nasional dan Komisi VII DPR RI setuju untuk menggunakan PLTN.

 

Kita harus dorong semua sumber daya energi. Kita juga harus rasional untuk menuju energi bersih dengan teknologi sehingga generasi mendatang dapat menikmati hidup bersih. EBT di Indonesia harus kita dorong dan masing-masing saling melengkapi untuk kemajuan bangsa Indonesia, jelas Kurtubi.

 

Hal yang sama dikatakan Dirjen Penguatan Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Jumain Appe yang mewakili Menristekdikti menurutnya, pembangkit tenaga nuklir merupakan suatu potensi yang harus dikembangkan kedepan dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional terutama untuk beban dasar yang selama ini didominasi oleh bahan bakar batubara.

 

Dengan adanya buku ini bisa memberikan gambaran para stakeholder di bidang energi, karena banyak sekali tantangan-tantangan yang kita hadapi didalam suatu teknologi pembangkit listrik atau teknologi pengembangan bahan bakar, baik dari segi lingkungan maupun harga, ujar Jumain. (Humas/HMP)