7985
Hits

EKA MEIFRINA RAIH PUSTAKAWAN TERBAIK BERPRESTASI 2010 TINGKAT PROVINSI DKI JAKARTA

Administrator
28 Jul 2010
Layanan Info Publik

{rokbox}images/stories/eka.jpg{/rokbox}{rokbox}images/stories/eka1.jpg{/rokbox}

Menurut Eka, tahun 2010 ini merupakan kali pertama ia mengikuti pemilihan Pustakawan Terbaik Berprestasi tingkat Provinsi DKI Jakarta. Eka berhasil menjadi juara pertama melalui karya ilmiahnya yang berjudul Pengembangan Perpustakaan Digital Untuk Meningkatkan Pemanfaatan Grey Literature.

Penilaian Perlombaan ini terdiri dari tiga tahap tes, yaitu tes kognitif yang berisi muatan lokal dan muatan teknis, membuat dan mempresentasikan karya ilmiah dengan skala DKI serta wawancara dengan 5 dewan juri dengan tema pertanyaan yang berbeda seperti tentang organisasi kepustakaan, kegiatan perpustakaan secara keseluruhan, kegiatan sosial perpustakaan, berbicara bahasa inggris dan terakhir wawasan di tempat kerja, tutur Eka.

Pustakawan Terbaik Tingkat Provinsi akan diikutsertakan dalam Pemilihan Pustakawan Terbaik Berprestasi Tingkat Nasional pada 13 Agustus 2010 mendatang. Untuk persiapan mengikuti pemilihan tingkat nasional tidak berbeda jauh dengan pemilihan tingkat provinsi, yang berbeda adalah tahap presentasi harus berbicara menggunakan bahasa inggris sehingga saya harus mempersiapkan makalahnya dengan dua bahasa. Karya ilmiah yang akan dipresentasikan masih dengan judul yang sama tetapi skalanya nasional. Selain itu juga akan ada tes essai, sehingga persiapannya harus lebih matang, jelasnya

Dengan penghargaan yang diraih ini, saya harap teman-teman dapat termotivasi untuk maju. Pejabat fungsional pustakawan BPPT pun dapat lebih diminati dan berkembang lebih baik lagi.

Dalam pengembangan perpustakaan BPPT, Eka bersama Pustakawan BPPT lainnnya sedang berusaha untuk mengembangkan perpustakan dengan membuat aplikasi E-Library. Aplikasi ini dibuat untuk menyimpan laporan penelitian secara online. Saat ini E-Library baru dapat diakses oleh internal BPPT saja, tetapi kedepannya akan dipublikasikan ke luar, terang Eka. (KYRA/humas)