7045
Hits

GARDA TERDEPAN DALAM MENYAMPAIKAN INFORMASI

Dengan tema Peran BPPT dalam Meminimalisasikan Resiko Bencana melalui Teknologi Mitigasi Bencana, forum kehumasan ini dimaksudkan untuk dapat mensosialisasikan apa saja yang telah dilakukan BPPT dalam mengurangi efek bencana alam, lanjut Hamir.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kelembagaan Komunikasi Pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Subagio, yang juga merupakan Ketua Pelaksana Harian Bakohumas, menyampaikan bahwa dengan telah berlaku efektifnya UU no 14 tahun 2008, maka seluruh badan publik berkewajiban menyampaikan informasi yang dikuasainya kepada publik.

Jadi artinya, humas merupakan garda terdepan dari suatu organisasi. Oleh karena itu humas dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menghimpun dan mengatur mekanisme, struktur, pola dan aliran informasi di instansinya agar dapat disampaikan kepada masyarakat, papar Subagio.

Senada dengan Subagio, Sekretaris Utama BPPT, Jumain Appe mengatakan bahwa humas merupakan bagian yang sangat yang penting dalam meningkatkan citra positif suatu institusi. Oleh karena itu praktisi kehumasan perlu ditingkatkan dari hari ke hari, karena proses untuk pelayanan kemasyarakatan mengenai hasil kinerja institusi tersebut sangat penting dilakukan untuk disampaikan kepada masyarakat atau stakeholder.

Berkaitan dengan mitigasi bencana, menurut Jumain sistem pengelolaan bencana dalam kerangka nasional sudah berjalan, namun kesadaran masyarakat masih kurang. Tanpa kesadaran dari masyarakat untuk menjalankan sistem itu, maka sistem tidak akan berjalan dengan baik. Jadi perlu adanya pemberitahuan dan awareness serta sosialisasi ke daerah-daerah baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini terutama dikarenakan bencana tidak dapat diprediksi. Disinilah humas harus berperan, jelas Jumain.

Direktur Pusat Teknologi Pengelolaan Lahan Wilayah dan Mitigasi Bencana (PTLWB) BPPT, Isman Justanto dalam paparannya mengatakan bahwa dalam siklus manajemen bencana terdapat dua fase yang harus dilakukan yaitu pra-disaster management phase dan post-disaster management phase. Dengan seringnya bencana alam yang terjadi di Indonesia, seharusnya masyarakat maupun pemerintah sudah menguasai siklus manajemen ini. Namun kenyataannya, setiap kali terjadi bencana, setiap kali itu pula kita mengulang untuk mulai melaksanakan siklus manajemen dari awal.

Sesuai dengan kapasitasnya, menurut Isman, BPPT telah mengembangkan berbagai sistem peringatan dini. Diantaranya yaitu sistem peringatan dini longsor, tsunami, banjir, dan lingkungan. Beberapa capaian BPPT dalam mitigasi bencana selama tahun 2010 diantaranya yaitu pengarus-utamaan mitigasi bencana dalam perencanaan wilayah dan infrastruktur, teknologi sistem peringatan dini, dan teknologi pengurangan resiko bencana. Selain itu survei dan bakti teknologi di lokasi bencana tsunami Mentawai dan pembangunan AHA center juga menjadi beberapa capaian lain BPPT di 2010 dalam mitigasi bencana, jelas Isman.

Hadir dalam forum kehumasan antara lain dari TVRI, Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Direktorat Jenderal Imigrasi, Lembaga Sandi Negara, TNI AU, Dispen AD, Lemhanas, POLRI, Mahkamah Konstitusi dan Pertamina. (KYRA/humas)