5296
Hits

HAKTEKNAS 2016: BPPT Raih Dua Penghargaan Anugerah IPTEK 2016

Administrator
11 Aug 2016
Layanan Info Publik

 

"UU Paten telah disetujui oleh DPR RI. Hal ini sangat penting untuk menjamin hak royalti bagi inovator yang menciptakan penemuan-penemuan baru. Tentu akan semakin mendorong semangat inovator. Selain itu UU ini akan membantu kerja riset kuta, khususnya terkait kebijakan penyederhanaan pelaporan dana riset," ungkap Menteri Nasir.

 

Lebih lanjut dirinya juga memberikan apresiasi kepada pegiat inovasi di Indonesia melalui  Anugerah IPTEK 2016. Anugerah IPTEK 2016 diberikan kepada para penggiat inovasi di tingkat Pemprov, Pemkot/Pemkab, maupun institusi berprestasi yang berhasil dalam menyelenggarakan inovasi di daerahnya, beberapa diantaranya adalah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan,  PT. Martina Berto Tbk Martha Tilaar Group. BPPT sendiri berhasil meraih dua penghargaan dalam Anugerah IPTEK 2016 ini.

 

Adalah Penghargaan Prayoga Sala dan Penghargaan Adibrata yang berhasil direngkuh baik atas nama unit kerja maupun individu BPPT.

 

Anugerah Prayoga Sala diberikan kepada Pusat Teknologi Material BPPT, untuk mengapresiasi dukungan penguatan inovasi yang dilakukan oleh unit kerja pranata penelitian, pengembangan dan perekayasaan.

 

Kemudian  Anugerah Adibrata diraih oleh Imam Paryanto, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pusat Teknologi Farmasi dan Medika (PTFM BPPT). Penghargaan Adibrata ini sendiri merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat ilmiah, peneliti dan perekayasa yang telah berperan dalam menghasilkan inovasi yang dapat menghasilkan nilai tambah, baik dalam bentuk komersil, ekonomi maupun sosial budaya.

Sebagai informasi, suasana Pembukaan Acara Puncak HAKTEKNAS 2016 ini berlangsung dengan sangat meriah. Diiringi gamelan dan  langgam Jawa, Menteri Ristek Dikti  beserta Presiden RI Ke-3 Bapak Teknologi Bangsa, B. J. Habibie memasuki acara Puncak Perayaan HAKTEKNAS 2016.  

 

Turut hadir dalam acara ini Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani yang pada kesempatan ini hadir mewakili Presiden RI Joko Widodo. Tampak hadir Menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Anggota DPR, serta Duta Besar negara sahabat. (Humas/HMP)