5791
Hits

Hujan Intensitas Tinggi, BPPT Terus Pantau Puncak Musim Hujan


Lebih lanjut Seto menegaskan meski hari ini (25/1) curah hujannya sedikit lebih rendah dari hari Minggu (24/1) peluang terjadinya genangan cukup besar. “Hal ini disebabkan kondisi tanah di Jabodetabek sudah jenuh akibat hujan yang terjadi di hari sebelumnya,” jelasnya.

Seto kemudian menyebut masyarakat dan media dapat melihat prediksi spasial 24 jam ke depan dan prediksi harian di beberapa titik selama tujuh hari ke depan  yang ditampilkan di website BBTMC BPPT pada laman wxmod.bppt.go.id

Sebagai informasi Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT bekerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tengah melakukan kegiatan pengamatan atmosfer secara intensif atau Intensive Observation Period (IOP) selama periode puncak musim hujan, mulai dari 18 Januari-16 Februari 2016 untuk mengetahui cuaca ekstrim penyebab banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Selama dalam kegiatan observasi akan dioperasikan beberapa alat, yakni mobile radar, radiosonde, radiometer, microrain radar dan AWS. Mobile radar BPPT dioperasikan dari kawasan Geostech Puspiptek, Tangsel untuk mengamati pergerakan dan pertumbuhan awan hujan yang melintas di wilayah DKI Jakarta. Sedangkan radiosonde, radiometer, microrain radar, dan AWS ditempatkan di Stasiun Klimatologi BMKG Dramaga, Bogor. (Humas/HMP)