7164
Hits

IATI AKAN GELAR DIALOG INTERAKTIF PERAN AUDIT TEKNOLOGI DALAM BIDANG INFRASTRUKTUR

Administrator
05 Jan 2012
Kebijakan Teknologi

Hal demikian disampaikan Kepala BPPT Marzan A Iskandar sekaligus sebagai Ketua Ikatan Auditor Teknologi Indonesia (IATI) saat Press conference IATI, di BPPT (4/1). Press conference dilaksanakan sehubungan dengan akan diadakannya pengukuhan pengurus IATI periode 2011-2015 dan dialog interaktif mengenai Peran Audit Teknologi Dalam Bidang Infrastruktur Untuk Melindungi Kepentingan Publik & Menghindarkan Bencana Teknologi pada 11 Januari mendatang.

Lebih lanjut Marzan mengatakan bahwa BPPT mempunyai kewenangan dalam melakukan audit teknologi untuk aset-aset di lingkungan pemerintah. Sedangkan untuk aset swasta tergantung pada permintaan pemilik aset swasta tersebut. Tugas BPPT disini membangun dan melatih komunitas auditor teknologi untuk melakukan audit dan memberikan sertifikat terhadap mereka yang sudah lulus sertifikasi. Auditor teknologi harus mempunyai sertifikasi, karena pekerjaan ini membutuhkan tanggung jawab dan keahlian khusus. Salah satu program IATI adalah merekomendasikan untuk melakukan audit terhadap fasilitas-fasilitas umum dalam rangka menjamin perlindungan kepentingan dan keselamatan publik, terang Marzan.

Menurut Direktur Pusat Audit Teknologi yang juga merupakan Sekretaris Jenderal IATI, Arya Rezavidi, kedepannya penggunaan teknologi akan memerlukan pengawasan, karena apa yang dikerjaan para engineering belum memeiliki kode etik tertentu. Melalui IATI diinginkan agar profesi engineering mengerti terhadap kaedah-kaedah atau standar yang telah ditetapkan dalam melakukan kerekayasaan, tegasnya.

Terkait dengan peristiwa runtuhnya jembatan Kutai Kertanegara, kata Arya dari sisi IATI belum terlibat secara langsung tapi terlihat memang diperlukan pengawasan secara menyeluruh untuk masalah infrastruktur yang masih meyedihkan di Indonesia. Oleh karena itulah, peran IATI ingin mengangkat permasalahan infrastruktur ini, agar kedepannya permasalahan seperti kecelakaan Kukar tidak terjadi lagi. Selain itu, agar profesi enginering dapat memiliki kode etik mulai dari desain, rancang bangun sampai perawatan, jelas Arya

Menurut Arya, diangkatnya agenda peran audit teknologi dalam bidang infrastruktur pada dialog interaktif 11 Januari mendatang menjadi hal penting karena adanya permasalahan yang mendasar pada infrastruktur, sehingga memang perlu mencari solusi perbaikan kedepannya dalam profesi kerekayasaan.

Pada kesempatan tersebut, Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, yang juga merupakan Anggota Dewan Pakar IATI, Basuki Hadimuljono memberikan dukungan positif dengan adanya IATI. Saya sangat menyambut baik adanya IATI karena inilah lembaga yang bisa mensertifikatkan para auditor didalam kompetensinya di bidang teknologi, katanya.

Senada dengan Kepala BPPT, Basuki menyampaikan fungsi auditor teknologi adalah untuk mengontrol pemanfaatan teknologi kemudian untuk menscreening masuknya teknologi dari luar dan menyiapkan sertifikasi untuk para auditor teknologi.  Dengan demikian diharapkan para auditor teknologi dalam melakukan audit dapat memberikan pemanfaatan teknologi yang pas sesuai dengan tujuan pembangunan infrastruktur yang direncanakan demi memprioritaskan kepentingan public, tuturnya. (KYRAS/humas)