5427
Hits

Kepala BPPT: Tonggak Awal Pembangunan Adalah Menciptakan Desa Berbasis Iptek dan Inovasi

Administrator
30 Dec 2014
Kebijakan Teknologi

 

Kepala BPPT mengungkapkan, BPPT sangat mendukung pembangunan desa yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta inovasi. Sebab, beberapa negara seperti Cina, India dan Vietnam, telah lebih dulu melakukan pembangunan desa berbasis Iptek dan inovasi. Dan, terbukti, negara-negara tersebut mengalami pembangunan yang pesat.

 

"Yang perlu dilakukan untuk menciptakan desa berbasis Iptek dan inovasi adalah mengembangkan ekosistem yang inovatif untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkarya, menggali potensi daerah dan penguatan jaringan bisnis inovatif desa. Dengan begitu upaya untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar desa akan tercipta," jelas Kepala BPPT.

 

Unggul berharap acara Leaders Forum ini menjadi wahana untuk saling bertukar informasi, ide, gagasan dan pengalaman dalam membangun daerah. "Mari kita saling berbagi pengalaman di acara ini," harapnya.

 

Senada dengan Kepala BPPT, Bupati Pelalawan HM Harris, mengatakan kedepan Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain. "Kami mengharapkan dalam diskusi ini saling memberikan masukan mengenai pengelolaan potensi daerah masing-masing," ujarnya.

 

Pengalaman Kabupaten Bantaeng

 

Di tempat yang sama, Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah memaparkan pengalamannya membangun desa inovatif di Bantaeng. Bantaeng dijadikan kabupaten penghasil benih yang berbasis teknologi. Kedepannya, Bantaeng juga meminta bantuan kepada BPPT dalam penggunaan pupuk yang berbasis teknologi.

 

"Saat ini, masalah yang kami hadapi adalah mengenai pemasaran hasil pertanian. Namun, kami mengatasinya dengan inisiasi pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang dipimpin oleh tokoh masyarakat desa setempat. Sampai sekarang BUMDES telah memberi kontribusi yang positif bagi pembangunan desa inovatif di Bantaeng," ujarnya bangga.

 

Nurdin menambahkan, langkah-langkah untuk menciptakan desa berbasis Iptek dan inovasi adalah menyiapkan SDM yang terampil. Para petani lokal di Bantaeng diajak ke Malang untuk belajar cara menanam buah apel. Kemudian para petani apel Malang datang ke Bantaeng untuk melalukan pendampingan.

 

"Tantangan untuk menciptakan desa berbasis Iptek dan inovasi adalah menciptakan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Rumah saya buka 24 jam untuk menerima keluhan langsung dari masyarakat. Itu merupakan cara terbaik membina masyarakat untuk maju bersama-sama," tutup Bupati Bantaeng. (tw/SYRA/Humas).