5488
Hits

KERJASAMA ITB-BPPT: TECHNOLOGY COMPARATIVE ADVANTAGES UNTUK HADAPI PERSAINGAN GLOBAL

Administrator
10 Apr 2011
Layanan Info Publik

Dengan visi yang sama (BPPT&ITB -red), kita mampu mensinergikan kemampuan bersama, untuk mengunggulkan Indonesia menjadi negara yang madani di dunia. Baik ITB dan BPPT, sudah banyak berperan dalam kegiatan-kegiatan riset serta pengkajian teknologi, namun peningkatan kontribusi, masih diperlukan. Berpadunya kekuatan BPPT-ITB, akan membawa harapan baru untuk mengawal Indonesia menghadapi persaingan global yang semakin ketat,, ungkap Kepala BPPT, Marzan A Iskandar, sesaat setelah melakukan penandatanganan.

Didalam Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia, lanjut Marzan, pilar Sumberdaya Manusia serta Iptek, adalah pilar yang pembahasannya sedikit tertinggal dibandingkan pilar Koridor Pembangunan Ekonomi dan pilar Konektivitas. Padahal, kedua pilar tersebut juga akan selalu membahas hal yang sama: lemahnya penguasaaan iptek dalam pembangunan dan lemahnya sumberdaya manusia.

Melihat keadaan ini, BPPT dan ITB dapat beperan dalam meningkatkan kontribusinya. Kita dapat berbagi pemanfaatan sumberdaya dalam program nasional bidang riset, teknologi, pendidikan dan pengabdian masyarakat dalam arti luas, jelas Marzan.

Senada dengannya, Rektor ITB, Akhmaloka, mengatakan bahwa ITB ingin mengajak BPPT bersama-sama mengembangkan teknologi yang memiliki Comparative Advantages untuk kemajuan dan pengembangan Indonesia. Tidak mungkin bagi ITB mengembangkan kemandirian bangsa akan teknologi, sendirian. Karenanya, kerjasama dengan BPPT sangatlah penting.

ITB ingin, bersama BPPT, mengembangkan our own technology based on basic problem. Harapannya, Indonesia akan lebih baik dari sekarang, tegasnya.

Bentuk kerjasama BPPT-ITB meliputi pertukaran informasi iptek, pendidikan dan latihan, pertukaran tenaga ahli, pengembangan sarana serta perencanaan dan pelaksanaan program riset bersama. Adapun ruang lingkup kerjasama ini adalah (1) Pengembangan riset, pengkajian dan pengembangan iptek yang strategis untuk meningkatkan kinerja, dan (2) Peningkatan kualitas pendidikan iptek yang bermanfaat bagi masyarakat. (SYRA/humas)