3147
Hits

Klarifikasi BPPT  Atas Pemberitaan tentang Isu Serangan Peretas ke BI

Administrator
23 Jun 2016
Layanan Info Publik

 

Hari Rabu, 22 Juni 2015, beberapa media online nasional memberitakan bahwa Bank Indonesia mengalami serangan dari para peretas (hacker). Sebagai referensi, diantaranya:

1.      Detik.com

http://inet.detik.com/read/2016/06/21/163526/3238644/323/situs-bank-indonesia-dihantam-serangan-ltigtcyberltigt

2.      Okezone

http://international.sindonews.com/read/1118711/40/bank-indonesia-ternyata-diserang-hacker-1466560377

Untuk itu Humas BPPT mencoba membuat pemberitaan terkait rekomendasi teknologi seperti apa yang mampu menjadi solusi untuk antisipasi serangan hacker kepada Kementerian/Lembaga dan sektor lainnya. Berikut pemberitaan BPPT :

BPPT: BI Diberitakan Kena Ancaman Peretasan, Perlu Kedaulatan Siber Nasional

Link berita: http://bppt.go.id/teknologi-informasi-energi-dan-material/2656

Adapun terkait pemberitaan tersebut, kami lebih menyoroti mengenai pentingnya menjaga fasilitas/infrastruktur kritis di Indonesia dari berbagai ancaman, salah satunya adalah ancaman peretasan. Untuk menjaga Infrastruktur kritis tentu juga butuh koordinasi lintas instansi/sektor. Serangan atau ancaman terhadap infrastruktur kritis tentu dapat membahayakan stabilitas negara, seperti serangan terhadap Bank Indonesia. Untuk itu kami mencoba untuk mengedepankan isu ini sebagai bentuk rekomendasi BPPT agar institusi publik yang menjadi objek vital nasional mempersiapkan diri dalam menjaga keamanan dan kedaulatan melalui Critical Infrastructure Protection Plan (CIIP) tidak terjadi kembali.

Adapun terkait beberapa alinea atau paragraf yang dirasa mengganggu beberapa pihak telah kami lakukan penyuntingan kembali. Kami juga mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

 

Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.