2974
Hits

KOMISI VII DPR KUNJUNGI PILOT PLANT PLTG BATUBARA BPPT DI GRESIK

“Ini merupakan kali kedua kami datang kesini. Dalam upaya mengatasi permasalahan energi dan sumberdaya mineral lainnya di Indonesia, Komisi VII DPR bermitra dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) serta Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Selain itu beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Pertamina, PLN dan PGN juga merupakan mitra kami. Dalam kunjungan kali ini mitra-mitra tersebut kami ajak supaya dapat segera memberi solusi terkait permasalahan ESDM di Jatim,” ungkap Pimpinan Rombongan Komisi VII DPR RI, Zainudin Hamali.

Selain permasalahan yang muncul terkait energi, menurut Zainudin Jatim memiliki potensi tersendiri mengingat hampir semua perusahaan gas dan minyak bumi internasional ada di wilayah ini.

Sementara itu mengenai wilayah pertambangan di Jatim sendiri selama ini telah menjadi perhatian Komisi VII DPR. “Yang ingin kami dalami adalah pengembangan dan pengelolaan energi di Jatim. Wilayah ini merupakan lumbung energi nasional namun belum maksimal pemanfaatannya. Selain itu terkait dengan pengelolaan energi ke depan dan pelestarian lingkungan hidup serta pertumbuhan ekonomi dan riset teknologi di wilayah ini juga tidak terlepas dari perhatian kami. Itulah maksud kedatangan kami kesini,” terangnya.

“Mudah-mudahan dengan kunjungan ini dapat memberi solusi bagi Jatim. Permasalahan energi ini tidak hanya di sini saja, tapi merupakan permasalahan nasional. Tentu kali ini akan kita fokuskan mencari solusi bersama untuk pemasalahan di Jatim,” jelas Zainudin.

Menanggapi pernyataan Ketua Rombongan Komisi VII DPR tersebut, Wakil Gubernur Jatim, Syaifullah Yusuf mengatakan bahwa permasalahn utama ESDM di Jatim meliputi pasokan listrik, wilayah pertambangan, pasokan gas. “Terkait dengan panas bumi, kami harapkan dapat mendukung pasokan listrik industri ke depannya,” ungkapnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jatim, Dewi J. Putriatni memaparkan mengenai kondisi gas yang mengalami defisit setiap tahunnya. “Karena itu terkait dengan gas Sumenep yang akan dipasok keluar Provinsi Jatim diharapkan agar dipergunakan terlebih dahulu untuk kebutuhan lokal Jatim. Selain itu terkait gas bumi juga, permasalahan utama yang ada yaitu pengeboran yang masi di kawasan konservasi,” katanya.

Menanggapi semua permasalahan tersebut, anggota Komisi VII DPR, Dewi Ariyani mengatakan pentingnya hasil riset dan teknologi yang telah dilakukan baik oleh Kemenriste, Kemen ESDM maupun KLH dapat digunakan untuk membantu mengatasi permasalahan energi nasional.

Terkait dengan peran riset dan teknologi bagi permasalahan energi di Jatim, direncanakan esok hari (16/4) akan dilakukan kunjungan ke pilot plant Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Batubara kerjasama BPPT dan PT Weltest di Gresik. (SYRA/humas)