2490
Hits

Kurangi Ketergantungan Impor, BPPT Beri Sentuhan Teknologi Kepada Petani Di Wonosobo

 

 

Kedepan menurut Unggul, dengan adanya teknik ex vitro ini yang pembibitan kentang tidak menggunakan anakan lagi maka kita dapat mendapatkan jenis bibit yang bagus dan akan diturunkan juga.

 

Dengan ex vitro selain biaya pembibitan bisa ditekan maka kita harapkan produktifitas kentang tetap sama seperti induknya. Dengan demikian mudah-mudahan para petani bisa lebih menikmati hasil dari penanaman kentangnya dan dapat mengurangi impor, jelas Unggul.

 

Sementara, Anggota Komisi VII DPR Tjatur Sapto Edy menyampaikan dengan pengembangan ex vitro ini dapat menghemat umur panen dan harga benihnya jauh lebih murah, hal tersebut akan mensejahterakan petani.

 

Menurut Tjatur, BPPT tidak hanya sampai disini. Saya berharap BPPT dapat melanjutkan kerjasama dengan masyarakat Wonosobo dengan pengembangan teknologi yang lain tidak hanya varietas granula, tetapi juga varietas kentang lain yang mempunyai nilai tambah. 

Hal tersebut akan akan berpengaruh kepada pendapatan masyarakat dan kemakmuran akan bertambah, jelasnya. (Humas/HMP)