5758
Hits

MAHASISWA UI DAN PEMDA JEMBRANA MENANGKAN LOMBA RANCANG BANGUN E-VOTING 2010

Administrator
21 Sep 2010
Layanan Info Publik

{rokbox}images/stories/peserta.jpg{/rokbox}{rokbox}images/stories/juri.jpg{/rokbox}

Dalam laporan pembukaannya, Ketua Panitia Pelaksana Lomba, Harry Budiarto, mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan dalam rangka merayakan HUT Ke 32 BPPT sekaligus memperingati Hakteknas. Pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan e-voting merupakan salah satu solusi untuk menghindari terjadinya konflik dalam kegiatan voting. Dengan e-voting diharapkan proses voting menjadi lebih baik, transparan dan berakurasi tinggi.

Lebih jauh Harry mengatakan, lomba ini diharapkan dapat menggali potensi kreativitas dan inovatif pengembangan sistem dan perangkat e-voting dari seluruh kalangan masyarakat. Dengan tetap memenuhi azas LUBER dalam pemilihan umum di Indonesia, imbuhnya.

Dalam sambutannya Kepala BPPT, Marzan A Iskandar yang sekaligus juga sebagai Ketua Juri lomba, mengatakan bahwa e-voting merupakan salah satu alternatif pemungutan suara yang sudah dinyatakan sah oleh Mahkamah Konstitusi. Kegiatan lomba rancang bangun e-voting ini merupakan inisiatif BPPT untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat. Kita siap untuk menerapkannya pada pemilihan DPR, DPD, Pilkada dan Pemilihan Presiden.

Kita menginginkan terjaringnya gagasan baru, ide baru yang belum terpikirkan sebelumnya oleh kita (BPPT) tapi terpikirkan oleh masyarakat Indonesia lain. Sistem e-voting ini harus kompatibel dengan perundangan yang berlaku. Tentu saja kita juga menginginkan perundangan dapat pula menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang sudah dicapai, papar Kepala BPPT.

Dalam sesi presentasi, para nominator diwajibkan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para juri. Juri sendiri merupakan pakar-pakar teknologi yang kompeten dalam bidangnya, yakni Kepala BPPT, Marzan A Iskandar, Mantan Hakim Konstitusi dan Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Jimly Asshiddiqie, pakar Teknis Pemilu dan Anggota KPU, Abdul Aziz, pakar Pertahanan dan Keamanan Ninok Laksono dan pakar Sistem Infomasi yang juga merupakan Dosen ITB, Sukrisno.

Setelah melalui proses penjurian, ditetapkan bahwa Salman Salsabila, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UI, sebagai Juara I untuk kategori perorangan. Untuk Juara II dan III, diraih oleh Bagus Karuniawan dari Surabaya dan Kristian Ibrahim dari Jakarta Sedangkan untuk kategori institusi, Pemda Jembrana Bali berhasil meraih Juara I dan diikuti oleh CV Multi Computer System sebagai Juara II. (NYRA/humas)