1070
Hits

Melalui Intelligent Transportation System, BPPT Dukung Kemajuan Sistem Transportasi Nasional

Perkembangan teknologi banyak mengubah proses dalam segala kegiatan, seperti permasalahan transportasi jalan yang tidak selalu dijawab melalui pembangunan fisik akan tetapi membutuhkan dukungan teknologi informasi. Di beberapa negara seperti Korea Selatan dan Singapura telah menerapkan Intelligent Transportation System (ITS) sebagai integrasi sarana komunikasi dengan infrastruktur transportasi dan mulai diterapkan di Indonesia.

 

Kepala BPPT Hammam Riza di acara Webinar “Building Digital Ecosystem in Transportation Industry” (25/02) menuturkan bahwa ekosistem digital adalah hal penting dalam membangun ITS. Kerjasama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat diperlukan dalam proses digitalisasi.

 

ITS menurutnya, dapat didefinisikan sebagai optimalisasi proses atau resource untuk mendapatkan produk yang diinginkan seperti menyediakan informasi secara real time sebagai dasar tindak lanjut, evaluasi, kontrol dan berbagai variasi sesuai dengan kondisi terkini.

 

ITS juga mengintegrasikan banyak aspek mulai dari kendaraan, pengguna, infrastruktur, sampai sistem informasi digital untuk memastikan keselamatan dan operasi transportasi.

 

Lebih lanjut Hammam menyebut, saat ini sudah banyak aplikasi digital penunjang transportasi di Indonesia mulai dari pembayaran hingga membantu mengecek rute perjalanan. Dengan membangun ekosistem digital maka penerapan ITS di Indonesia akan lebih terintegrasi.

 

Terkait teknologi digital ITS dalam mendukung adanya kendaraan autonomous, Hammam menuturkan bahwa pada ITS juga menyiapkan infrastruktur transportasi yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan karena dapat mengurangi permasalahan transportasi dan sarana transportasi.

 

Dengan kecanggihan teknologi digital pada ITS, ini merupakan selangkah lebih dekat menuju era kendaraan autonomous. Hal ini disebabkan karena infrastruktur ITS dapat dimanfaatkan untuk penerapan teknologi kendaraan autonomous dengan teknologi digital yang digunakan seperti Internet of Things, Big Data, AI, Sensor dan kamera yang berada di sisi jalan, Telekomunikasi serta Robotic, pungkasnya. (Humas BPPT)