1663
Hits

Melalui Penguasaan Teknologi, BPPT Dukung Substitusi BBM Di Sektor Transportasi

Guna mendukung substitusi bahan bakar minyak di sektor transportasi yang juga bagian program penting prioritas riset dan inovasi nasional yang akan kita dorong didalam pelaksanaan Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019. Dari sisi kebutuhan perlu dipikirkan bagaimana mengembangan aktifitas ekonomi yang meminimalkan kebutuhan  perpindahan orang dan barang serta aktifitas ekonomi yang memang sudah berusaha dioptimalkan, kata Kepala BPPT Hammam Riza saat membuka webinar dengan tema Peluang dan Tantangan Subtitusi BBM di Sektor Transportasi (07/01).

 

Lebih lanjut dikatakan Hammam, dalam sistem transportasi ini juga akan sangat tergantung pada struktur karena diperlukan desain tata ruang kawasan yang kompak dan terintegrasi. Seperti tata kelola yang meminimalkan pergerakan orang dan barang didalam kota.

 

Seperti sekarang ini dari masyarakat yang sudah menggunakan sepeda dan mengurangi alat transportasi yang berbahan bakar minyak serta penggunaan teknologi informasi untuk mengoptimalkan trasnportasi di tanah air, ujarnya.

 

Smart City dan Smart Mobility merupakan bagian dari strategi nasional kecerdasan artificial yang diluncurkan bulan Agustus lalu dengan lima bidang prioritas. Hammam berharap akan melahirkan quickwin sebagai upaya kita mengadopsi perkembangan teknologi khususnya dibidang revolusi 4.0 seperti AI, big data didalam membangun kota maupun mobilitas dari mayarakat dengan memanfaatkan teknologi tersebut.

 

Selain itu, melalui webinar ini diharapkan dapat terbangun sebuah pemikiran bersama dalam konteks sistem inovasi agar peluang dan tantangan di subtitusi BBM dapat terjawab dan diterapkan, pungkasnya.

 

Sementara, Direktur Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Dadan Kusdiana menyebut, bahwa tahun 2019 kita masih impor solar dan cenderung naik sedikit demi sedikit. Sampai sekarang upaya mencari alternatif khususnya BBM jenis bensin ini hampir tidak ada kemajuan yang berarti hanya upaya-upaya yang dilakukan, dan terima kasih kepada BPPT atas dukungannya seperti dalam implementasi biodiesel.

 

Selain itu kata Dadan, pihaknya telah mempersiapkan kajian-kajian terkait dengan pemanfaatan untuk mengganti bensin. Saat ini kami bersama BPPT dan Kementrian ESDM serta mitra terkait sedang melakukan kajian pengembangan Bio CNG antara lain melalui program pertumbuhan hijau telah melakukan market assessment Bio-CNG di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, jelasnya. (Humas/BPPT)