7953
Hits

MENYONGSONG MASA DEPAN: AKU MAJU, BANGSAKU MAJU

{rokbox}images/stories/kuark.jpg{/rokbox}{rokbox}images/stories/kuark1.jpg{/rokbox}

Olimpiade Sains Kuark (OSK) adalah sebuah kompetisi yang sudah dimulai sejak tahun 2007 dan diikuti lebih dari 150.000 anak dari sejak dimulainya. Bahkan pada tahun ini tidak kurang 78.000 anak ikut serta dalam babak penyisihan dari seluruh siswa Sekolah Dasar dalam skala nasional. Memasuki babak final OSK 2010, tercatat 303 finalis berasal dari 91 kota/kabupaten, 25 propinsi seluruh Indonesia.

‚Pentingnya mendidik anak, kita sebagai orangtua harus memahami bagaimana menjadi orangtua yang baik. Parenting harus dipelajari dan dipraktekan, hanya karena kita pernah menjadi anak-anak bukan berarti kita bisa mendidik anak-anak dengan baik, hanya karena kita bisa menyetir kendaraan bukan berarti kita bisa mendidik orang menjadi pengendara yang baik. Itu dua hal yang berbeda, kerena itu mari kita pelajari bagaimana cara mendidik anak dengan baik sesuai jamannya‚, ujar Rektor Universitas Paramadina, Anies Bawesdan, pada acara pembukaan Malam Penganugerahan Medali OSK 2010 di Gunung Geulis Advature Camp-Bogor (27/06).

Lebih lanjut Anies mengatakan bahwa di masa depan, meritrokrasi memiliki peranan yang sangat besar. Kita sudah tidak bisa lagi mengandalkan unsur ‚pertemanan‚ untuk membuat jalur agar anak kita memiliki masa depan. Anak kita sukses bila kita membekali dengan ilmu pengetahuan dan kompetensi yang baik. ‚Menguasai ilmu pengetahuan itu mutlak, yang tidak kalah penting untuk menyongsong masa depan yang lebih baik adalah menguasai bahasa asing, terutama bahasa Inggris‚.

Dalam kesempatan tersebut Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi Listyani Wijayanti, mewakili Kepala BPPT mengalungkan medali emas kepada siswa yang berprestasi dan beberapa Finalis OSK 2010. Acara tersebut dihadiri pula oleh Deputi Bidang Jaringan Iptek Kementerian Riset dan Teknologi, M. Syamsa Ardisasmita.

Peraih penghargaan terdiri dari tiga kategori tingkatan, yaitu Level I (kelas 1-2 SD), Level II (kelas 3-4 SD) dan Level III (kelas 5-6 SD). OSK diselenggarakan dalam tiga tahapan kompetisi, yaitu tahap penyisihan, semifinal, dan final. Adapun materi yang dilombakan meliputi Biologi (Botani, Zoologi, Tubuh Manusia), Fisika, Astronomi, Eksperimen, pengetahuan Umum (yang bersifat sains) dan Elektronika (khusus untuk Level III).

Dalam wawancaranya dengan redaksi (28/06), Listiyani mengatakan bahwa acara seperti ini patut didukung oleh semua pihak karena para peserta olimpiade ini adalah generasi penerus pembangun bangsa. ‚Apresiasi pula terhadap penyelenggara yang berhasil mengumpulkan ratusan siswa terpilih di seluruh penjuru Tanah Air, yang memiliki minat luar biasa terhadap sains. Untuk ke depan diharapkan tidak hanya sains, tetapi teknologi ikut disertakan, karena sains dan teknologi dua hal yang sangat erat kaitannya‚. (JP/humas)