2144
Hits

OR PPT BRIN Gelar Forum Mutu Riset dan Inovasi LAPTIAB 2022

Forum Mutu Riset dan Inovasi LAPTIAB 2022 telah dilaksanakan pada Senin (24/01) melalui webinar oleh Laboratoria Pengembangan Teknologi Industri dan Biomedika (LAPTIAB) – BRIN.

Manajer puncak LAPTIAB 2021, Soni Solistia Wirawan pada paparannya menyebutkan bahwa hingga saat ini LAPTIAB telah berhasil menemukan berbagai inovasi teknologi  yang dapat dimanfaatkan oleh pihak industri sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Lebih lanjut, Soni menjelaskan keberhasilan LAPTIAB dalam menemukan inovasi lainnya seperti bahan baku obat, produk pangan pencegahan stunting, implan tulang dan gigi

Khususnya pada masa pendemi Covid-19, LAPTIAB pun turut berpartisipasi dalam rangka menanggulangi penyebaran virus. “LAPTIAB berhasil menciptakan inovasi berupa produk dan ijin edar kit antigen, kit antibody, prototip ventilator ICU dan unit modular bio safety lab 2 enhanced. Tentu hal ini merupakan suatu kebanggaan karena kami dapat turut berpartisipasi dalam rangka menanggulangi wabah Covid-19 dengan”, ujar Soni.

LAPTIAB pun telah menerbitkan berbagai publikasi baik skala nasional ataupun internasional, paten, buku, nomor izin edar produk, serta database berupa morfologi mikroba dengan jumlah 5108 gambar, sanyawa mikroba sebanyak 50 senyawa, serta tanaman obat Indonesia sebanyak 2673 tanaman.

Pada webinar ini turut hadir pula Plt. Kepala Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi (OR PPT) – BRIN Dadan Moh. Nurjaman.  Dalam arahannya, Dadan menyatakan bahwa dengan banyaknya inovasi yang telah dihasilkan oleh LAPTIAB yang sudah terakreditasi ISO 17025 merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi BRIN. Lebih lanjut, dadan menyatakan harapannya bagi para pegawai yang berkecimpung di LAPTIAB agar dapat meningkatkan standar kompetensinya. 

“Mudah-mudahan para tenaga ahli di LAPTIAB dapat terus mengembangkan keahlian dan meningkatkan standar kompetensinya.  Hal ini akan sangat berguna bagi kita agar dapat mencapai lebih banyak kesuksesan dalam melaksanakan berbagai macam pengujian dan inovasi sehingga dapat berujung pada kepercayaan tinggi dari masyarakat bagi institusi pemerintah”, pungkas Dadan. (BRIN/RVL)