587
Hits

Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi (OR PPT) Kembali Kukuhkan Tiga Profesor Riset

Sherly
08 Sep 2021
Layanan Info Publik

Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi ( OR PPT ) Kembali kukuhkan 3 (tiga) Profesor Riset , Jakarta Rabu (8/9). Ketiga orang itu yakni Dr. Irhan Febjianto, M.Eng Bidang Konversi Energi, Dr. Ir. Iwan Gunawan Tejakusuma, M.Sc Bidang Geologi Lingkungan, dan Dr. Ir Nurmahmudi, M.Sc Bidang Teknologi Pascapanen.

Profesor Riset merupakan puncak karir jabatan fungsional seorang peneliti. Pengangkatan seorang peneliti utama menjadi Profesor Riset merupakan pengakuan dan kepercayaan terhadap keberhasilan dalam mengemban tugas penelitian, sekaligus merupakan penghormatan atas pengangkatannya dalam jabatan peneliti utama. Gelar Profesor Riset merupakan incentives non material terhadap komunitas peneliti dan merupakan pengakuan resmi pemerintah dan negara. Oleh karena itu, Profesor Riset diharapkan dapat lebih memicu peningkatan kualitas penelitian serta kualitas bimbingan kepada peneliti yang lebih muda.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengucapkan selamat atas pengukuhan tiga Profesor Riset yang telah melakukan orasi dibidangnya masing-masing, Handoko juga mengatakan pada tanggal 1 September 2021 lalu telah resmi melakukan integrasi empat lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK) dan 44 unit penelitian dan pengembangan (litbang) di kementerian/lembaga (K/L) dan hal ini tidak mempengaruhi kerja para periset. Empat LPNK tersebut adalah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan).

Handoko menuturkan integrasi tersebut dipastikan tidak mengganggu kerja para periset. Para peneliti dan perekayasa tetap fokus melakukan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan (litbangjirap) sesuai bidang kepakarannya, integrasi ini bertujuan memperbaiki ekosistem riset dan inovasi di negara kita, Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2021 tentang BRIN yang belum lama ini dilansir, tugas, fungsi dan kewenangan pada unit yang melaksanakan litbangjirap ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan K/L dialihkan menjadi tugas, fungsi dan kewenangan BRIN.

Menurut Handoko gelar Profesor Riset itu tidak memberikan privilege apapun, kepada penyandangnya tetapi justru memberikan beban tambahan. Beban tambahan dan tanggung jawab moral yang besar untuk menjadi panutan bagi para periset di komunitasnya.  Dan tentunya Profesor Riset mempunyai tanggung jawab yang lebih beragam terhadap masyarakatnya di lingkungannya termasuk komunitas ilmuwan, Sehingga disini Profesor riset perlu dan harus terus mengambil peran penting untuk semakin tekun melaksanakan riset, mendidik,  dan membimbing generasi baru/talenta muda/calon-calon periset muda melalui aktivitas risetnya dibidangnya masing-masing.  Sehingga kita akan calon-calon periset unggul di masa depan secara berkesinambungan.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Dadan Moh. Nurjaman dalam sambutannya mengatakan Dengan pengukuhan ini OR Pengkajian dan Penerapan Teknologi (setelah lahirnya BRIN) telah melahirkan 39 Profesor Riset, atau sekitar 28% dari jumlah peneliti yang ada di OR PPT yaitu sebanyak 141 Peneliti. Kita patut berbangga dan bersyukur, bahwa meskipun proses integrasi 4 LPNK ke dalam BRIN baru sepekan berjalan acara Pengukuhan Profesor Riset tetap dapat berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, acara pengukuhan Profesor Riset yang dilaksanakan pada hari ini merupakan Pengukuhan Profesor Riset pertama kali dilaksanakan oleh BRIN, ujar Dadan.

Peneliti yang baru saja dikukuhkan hari ini sebagai Profesor Riset telah menciptakan invensi dan inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kepakarannya sebagai esensi litbangjirap yang telah dilakukan dalam perjalanan riset kandidat dari awal sebagai peneliti hingga saat ini. Ketiga topik yang diangkat dalam naskah orasi, berturut-turut kepakaran Konversi Energi, Geologi Lingkungan, dan Teknologi Pascapanen, merupakan topik yang menarik dan penting, serta dibutuhkan dalam memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sosial ekonomi merata dan berkelanjutan, tambah Dadan.

Diharapkan Pengukuhan Profesor Riset yang merupakan kegiatan perdana di BRIN ini menjadi energi baru dalam menguatkan lembaga BRIN dan Profesor Riset yang baru saja dikukuhkan dapat meningkatkan kiprahnya dalam melaksanakan kegiatan riset dan inovasi di BRIN ini, dan terus melahirkan karya-karya invensi dan inovasi baru untuk memperkuat riset dan inovasi di BRIN tercinta ini dalam rangka mencari solusi persoalan bangsa. (Humas OR PPT)